Shoesmart.co.id JAKARTA. Sejumlah emiten menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada hari ini, Kamis (23/4/2026), dengan agenda penting bagi masa depan perusahaan dan para investor.
Beberapa emiten yang menggelar RUPS adalah PT Astra International Tbk (ASII), PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), dan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL). Hasil dari RUPS ini tentu menjadi perhatian utama para pelaku pasar.
Pergerakan saham emiten-emiten ini sepanjang perdagangan hari ini menunjukkan dinamika pasar. Sebagian besar saham terpantau mengalami penurunan, mencerminkan sentimen investor terhadap berbagai faktor yang memengaruhi kinerja perusahaan.
Secara rinci, saham ASII mengalami penurunan sebesar 4,17% ke level Rp 6.325 per saham. Senada dengan itu, HEAL terkoreksi 3,27% ke Rp 1.185 per saham dan BULL turun lebih dalam, yakni sebesar 4,31% ke Rp 555 per saham.
Namun, di tengah tren penurunan tersebut, saham GOOD justru mencatatkan kinerja positif. Saham perusahaan makanan dan minuman ini berhasil naik 1,14% ke Rp 356 per saham, menunjukkan daya tarik tersendiri di mata investor.
Jika dilihat sejak awal tahun (Year-to-Date/YTD), pergerakan saham masing-masing emiten memberikan gambaran yang lebih komprehensif. Saham ASII tercatat turun 5,60% YTD, sementara HEAL terkoreksi lebih dalam, yaitu 13,82% YTD. GOOD juga mengalami penurunan, meskipun lebih moderat, yakni 3,78% YTD. Di sisi lain, BULL menjadi bintang dengan kenaikan signifikan sebesar 32,14% YTD.
MSCI Tunda Rebalancing Indonesia, Momentum Uji dan Tangkap Peluang Pasar
Dalam RUPS Tahunan (RUPST) yang digelar, pemegang saham ASII menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian tahun buku 2025 yang mencapai Rp 32,76 triliun. Salah satu keputusan penting adalah pembagian dividen tunai sebesar Rp 390 per saham, atau maksimal Rp 15,66 triliun. Nilai ini sudah termasuk dividen interim sebesar Rp 98 per saham atau Rp 3,96 triliun yang telah dibayarkan sebelumnya pada 31 Oktober 2025.
Sisa dividen sebesar Rp 292 per saham akan dibayarkan pada 25 Mei 2026 kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 6 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Keputusan ini tentu menjadi kabar baik bagi para investor ASII.
Selain keputusan terkait dividen, RUPST ASII juga menyetujui perubahan dalam jajaran direksi. Rudy ditunjuk sebagai Presiden Direktur ASII, sementara Siswadi dan Djap Tet Fa diangkat sebagai direktur perusahaan.
Sementara itu, dalam RUPST yang sama, HEAL memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 207 miliar dari laba tahun buku 2025, yang setara dengan Rp 13,5 per saham. Keputusan ini merupakan wujud apresiasi perusahaan kepada para pemegang saham.
IHSG Anjlok 2,16% ke 7.378 pada Kamis (23/4), DSSA, BREN, SCMA Jadi Top Losers LQ45
“Pembagian dividen ini mencerminkan upaya HEAL dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham,” ujar Yulisar Khiat, Direktur Utama Medikaloka Hermina, Kamis (23/4/2026), menegaskan komitmen perusahaan terhadap investor.
RUPST HEAL juga menyetujui pengunduran diri Darwin Cyril Noerhadi dari jabatannya sebagai Komisaris, yang suratnya telah diterima pada 17 Maret 2026. Sebagai penggantinya, Iswan Kosasih diangkat sebagai Komisaris HEAL. Selain itu, Yustinus Immanuel Herawan juga diangkat untuk mengisi kursi Direktur HEAL, melengkapi susunan manajemen perusahaan.
Sepanjang tahun 2025, HEAL berhasil mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 7,1 triliun, tumbuh 6,2% secara tahunan. Laba bersih perusahaan juga menunjukkan kinerja yang solid, mencapai Rp 549 miliar.