ASII Bagi Dividen Rp 292: Cek Jadwal dan Keuntungan Astra!

KONTAN.CO.ID – JAKARTA.

Kabar gembira datang bagi para pemegang saham PT Astra International Tbk (ASII). Emiten otomotif terbesar dan terkemuka di Indonesia ini akan membagikan dividen final sebesar Rp 292 per saham.

Keputusan penting mengenai pembagian dividen tersebut telah mendapatkan restu dan persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) ASII yang diselenggarakan pada Kamis, 23 April 2026, di Jakarta.

Secara total, pembagian dividen Astra untuk tahun buku 2025 mencapai angka fantastis sebesar Rp 15.668.846.832.200, atau senilai Rp 390 per saham. Jumlah ini terdiri dari dividen final sebesar Rp 292 per saham dan dividen interim yang telah dibayarkan sebelumnya sebesar Rp 98 per saham.

Adapun jadwal pembayaran dividen final ini akan dilakukan pada tanggal 25 Mei 2026. Hak atas dividen ini diberikan kepada pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada tanggal 6 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.

Meskipun ada pembagian dividen yang menguntungkan, kinerja keuangan ASII sepanjang tahun 2025 menunjukkan tantangan. Perseroan melaporkan kinerja yang lesu, baik dari segi laba bersih maupun pendapatan.

Melansir keterbukaan informasi pada Jumat, 27 Februari 2026, PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 32,76 triliun di tahun 2025. Angka ini mengalami penurunan 3,33% dari periode tahun 2024 yang mencapai Rp 33,9 triliun. Dengan demikian, jumlah laba per saham ASII juga terkoreksi menjadi Rp 810 dari sebelumnya Rp 837 per saham.

Tak hanya laba, dari sisi top line, Astra membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 323,39 triliun pada tahun 2025. Angka ini menunjukkan penurunan tipis 1,54% dibandingkan dengan pendapatan tahun 2024 yang mencapai Rp 328,48 triliun.

Secara rinci, pendapatan konsolidasian ASII ditopang oleh kontribusi signifikan dari berbagai segmen bisnis. Segmen otomotif dan mobilitas mencatat pendapatan Rp 125,65 triliun, sementara jasa keuangan berkontribusi Rp 33,44 triliun. Segmen alat berat pertambangan, konstruksi, dan energi menyumbang Rp 131,3 triliun. Adapun agribisnis mencapai Rp 28,65 triliun, infrastruktur Rp 3,16 triliun, teknologi informasi Rp 2,99 triliun, dan properti Rp 1,13 triliun.

Total pendapatan yang dihimpun dari ketujuh segmen tersebut, setelah dikurangi eliminasi sebesar Rp 2,95 triliun, menghasilkan pendapatan konsolidasian perseroan senilai Rp 323,39 triliun.

Ringkasan

PT Astra International Tbk (ASII) akan membagikan dividen final sebesar Rp 292 per saham, sehingga total dividen untuk tahun buku 2025 menjadi Rp 390 per saham. Keputusan ini disetujui dalam RUPST pada 23 April 2026, dan pembayaran dividen final akan dilakukan pada 25 Mei 2026. Hak dividen diberikan kepada pemegang saham yang terdaftar pada 6 Mei 2026.

Meskipun membagikan dividen, ASII mencatatkan penurunan kinerja keuangan di tahun 2025, dengan laba bersih sebesar Rp 32,76 triliun atau turun 3,33% dari tahun sebelumnya. Pendapatan bersih juga mengalami penurunan tipis sebesar 1,54% menjadi Rp 323,39 triliun, meskipun ditopang oleh kontribusi dari berbagai segmen bisnis seperti otomotif, jasa keuangan, dan alat berat pertambangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *