5 Saham dengan Likuiditas Tinggi Hingga 2026: Potensi Cuan!

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menunjuk PT Phintraco Sekuritas sebagai penyedia likuiditas (liquidity provider) untuk lima saham pilihan. Keputusan ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas perdagangan dan stabilitas harga saham-saham tersebut.

Kelima saham yang dimaksud adalah saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU), dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS).

Persetujuan BEI ini tertuang dalam pengumuman Nomor Peng-00033/BEI.ANG/04-2026. Masa berlaku penunjukan Phintraco Sekuritas sebagai penyedia likuiditas adalah mulai dari 20 April 2026 hingga 31 Agustus 2026, atau sekitar empat bulan.

Pengumuman tersebut ditandatangani oleh dua Direktur Bursa Efek Indonesia, yaitu Irvan Susandy dan I Gede Nyoman Yetna, pada tanggal 17 April 2026. Langkah ini menunjukkan komitmen BEI untuk menjaga likuiditas dan daya tarik pasar modal Indonesia.

Sebagai informasi tambahan terkait kinerja saham-saham tersebut pada penutupan perdagangan Jumat (17/4), saham GGRM ditutup pada level Rp 14.575 per saham, mengalami kenaikan 1,04% secara harian. Secara year-to-date (YTD), saham GGRM telah menguat sebesar 4,11%.

Sementara itu, saham TKIM ditutup melemah 2,74% ke posisi Rp 8.875 per saham. Meskipun mengalami penurunan pada hari itu, saham emiten Grup Sinarmas ini masih mencatatkan pertumbuhan yang signifikan sepanjang tahun 2026, yaitu sebesar 21,99%.

Di sisi lain, saham TPMA dan WINS masing-masing ditutup flat pada level Rp 585 dan Rp 510. Saham TUGU mengalami koreksi sebesar 0,78% secara harian dan ditutup pada harga Rp 1.280 per saham.

Ringkasan

Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjuk PT Phintraco Sekuritas sebagai penyedia likuiditas untuk lima saham, yaitu GGRM, TKIM, TPMA, TUGU, dan WINS. Penunjukan ini bertujuan meningkatkan aktivitas perdagangan dan stabilitas harga saham yang berlaku mulai 20 April 2026 hingga 31 Agustus 2026.

Keputusan ini tertuang dalam pengumuman Nomor Peng-00033/BEI.ANG/04-2026 dan ditandatangani oleh Direktur BEI. Pada penutupan perdagangan 17 April 2026, saham GGRM naik 1,04% (YTD +4,11%) sementara TKIM turun 2,74% (YTD +21,99%). TPMA dan WINS ditutup flat, sedangkan TUGU terkoreksi 0,78%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *