Shoesmart.co.id JAKARTA. Penawaran tender wajib yang dilakukan oleh PT Wahana Konstruksi Mandiri, selaku pengendali baru PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI), telah resmi berakhir. Sayangnya, proses ini tidak menghasilkan transaksi pembelian saham dari para pemegang saham publik.
“Aksi korporasi ini merupakan bagian dari kewajiban yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagaimana diatur dalam POJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka,” ungkap Direktur Utama Wahana Konstruksi Mandiri, Peter Handika, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/4/2026).
Dalam penawaran tender tersebut, Wahana Konstruksi Mandiri menawarkan untuk membeli hingga 2,33 miliar saham publik dengan harga Rp 204 per saham. Dengan demikian, nilai total transaksi tender offer ini mencapai Rp 475,32 miliar.
Investasi Barang Mewah Kurang Likuid, Porsi Ideal 5%–10% dari Aset
“Periode tender berlangsung dari tanggal 5 Maret hingga 3 April 2026, dengan penyelesaian transaksi yang dijadwalkan pada tanggal 15 April 2026,” jelas Peter lebih lanjut.
Namun, hingga periode penawaran berakhir, tidak ada satu pun pemegang saham publik yang menjual sahamnya. Akibatnya, tidak ada saham ASLI yang berhasil dibeli oleh Wahana Konstruksi Mandiri dalam tender wajib ini.
Dengan hasil ini, struktur kepemilikan saham ASLI tidak mengalami perubahan. PT Wahana Konstruksi Mandiri tetap menjadi pemegang saham mayoritas dengan 3,92 miliar saham, atau setara dengan 62,72% kepemilikan, baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan tender offer.
Sebagai pengendali baru, Wahana Konstruksi Mandiri juga menyatakan bahwa mereka tidak menambah kepemilikan saham ASLI dari pasar publik selama periode penawaran tender berlangsung.
Dalam keterangan resminya, perusahaan menjelaskan bahwa laporan ini disampaikan untuk memenuhi ketentuan yang diatur dalam POJK 9/2018. “Demikian laporan ini kami sampaikan dalam rangka memenuhi POJK 9/2018. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih,” pungkas Peter.
Pada perdagangan Jumat (17/4/2026), harga saham ASLI ditutup melemah 2,91% di level Rp 400 per saham. Meskipun demikian, secara kumulatif, saham ASLI telah mengalami kenaikan sebesar 29,03% dalam lima hari terakhir.
Investasi Barang Mewah Menarik, Simak Saran Perencana Keuangan
Ringkasan
Tender wajib oleh PT Wahana Konstruksi Mandiri atas saham PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) telah berakhir tanpa adanya transaksi pembelian saham dari pemegang saham publik. Penawaran senilai Rp 475,32 miliar dengan harga Rp 204 per saham tidak menarik minat investor selama periode 5 Maret hingga 3 April 2026.
Akibatnya, struktur kepemilikan saham ASLI tidak berubah, dengan PT Wahana Konstruksi Mandiri tetap menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 62,72%. Pada penutupan perdagangan terakhir, harga saham ASLI tercatat melemah, meskipun secara kumulatif mengalami kenaikan dalam lima hari terakhir.