TRUK Terbang Tinggi! Inilah Daftar Saham Paling Cuan Pekan Ini

Jakarta, IDN Times – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang impresif selama perdagangan sepekan terakhir, dari tanggal 6 hingga 10 April 2026. Di tengah tren positif ini, terdapat sejumlah saham yang mencatatkan lonjakan signifikan, sementara beberapa lainnya justru mengalami penurunan tajam.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat satu saham yang mengalami kenaikan lebih dari 100 persen, yaitu PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK), dengan peningkatan mencapai 106,36 persen. Di sisi lain, saham PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) mengalami koreksi paling dalam, dengan penurunan hampir 29 persen.

Berikut adalah daftar lengkap saham-saham yang menjadi top gainers (paling menguntungkan) dan top losers (paling merugi) selama periode perdagangan pekan ini:

1. Daftar Saham Paling Cuan

Berikut adalah daftar saham yang masuk dalam kategori top gainers pekan ini:

  1. PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) melesat 106,36 persen, mencapai Rp454 per saham.
  2. PT Ace Oldfileds Tbk (KUAS) melonjak 71,95 persen, menjadi Rp141 per saham.
  3. PT Ifishdeco Tbk (IFSH) naik signifikan sebesar 68,80 persen, diperdagangkan pada Rp3.030 per saham.
  4. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mengalami kenaikan 58,08 persen, mencapai Rp1.320 per saham.
  5. PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) naik 52,24 persen, menjadi Rp102 per saham.
  6. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatatkan kenaikan 49,61 persen, diperdagangkan pada Rp1.915 per saham.
  7. PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) naik 49,06 persen, mencapai Rp474 per saham.
  8. PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) meningkat 46,43 persen, menjadi Rp164 per saham.
  9. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 45,68 persen, diperdagangkan pada Rp6.075 per saham.
  10. PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA) mengalami kenaikan 44,72 persen, mencapai Rp356 per saham.

2. Daftar Saham Terboncos

Sementara itu, berikut adalah daftar saham yang termasuk dalam kategori top losers selama pekan ini:

  1. PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) mengalami penurunan tajam sebesar 28,47 persen, menjadi Rp137 per saham.
  2. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) turun 20,99 persen, diperdagangkan pada Rp715 per saham.
  3. PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) mengalami penurunan 16,67 persen, menjadi Rp50 per saham.
  4. PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) turun 14,29 persen, diperdagangkan pada Rp84 per saham.
  5. PT MD Entertainment Tbk (FILM) mengalami penurunan 14,09 persen, menjadi Rp2.500 per saham.
  6. PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) turun 12,74 persen, diperdagangkan pada Rp137 per saham.
  7. PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) turun 12,61 persen, menjadi Rp1.940 per saham.
  8. PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) mengalami penurunan 11,67 persen, menjadi Rp318 per saham.
  9. PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) turun 11,25 persen, diperdagangkan pada Rp710 per saham.
  10. PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) mengalami penurunan 10,53 persen, menjadi Rp408 per saham.

3. IHSG Menguat Pekan Ini

Secara keseluruhan, IHSG mencatatkan penguatan sebesar 6,14 persen selama sepekan, ditutup pada level 7.458,496, meningkat signifikan dari posisi 7.026,782 pada pekan sebelumnya.

Kinerja positif IHSG ini juga tercermin pada peningkatan kapitalisasi pasar BEI, yang mencapai Rp13.189 triliun. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 7,18 persen dibandingkan dengan pekan lalu, yang tercatat sebesar Rp12.305 triliun.

Ringkasan

Selama periode 6-10 April 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren positif. Beberapa saham mengalami lonjakan signifikan, dengan PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) mencatat kenaikan tertinggi sebesar 106,36 persen. Sebaliknya, PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) mengalami penurunan paling tajam, yaitu sebesar 28,47 persen.

Selain TRUK, saham lain yang masuk daftar top gainers meliputi KUAS, IFSH, MSIN, dan ESIP. Sementara itu, daftar top losers selain CHEM mencakup ALKA, DEFI, LCKM, dan FILM. IHSG secara keseluruhan menguat 6,14 persen dan kapitalisasi pasar BEI meningkat 7,18 persen selama periode tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *