Shoesmart.co.id JAKARTA. Kabar baik bagi investor ritel di Indonesia! Platform kripto Indodax kini menawarkan produk tokenized stocks, sebuah inovasi yang menjembatani kesenjangan antara pasar saham global dan dunia aset digital. Langkah ini memungkinkan para investor untuk berinvestasi pada saham perusahaan-perusahaan raksasa dunia dengan lebih mudah, fleksibel, dan aman melalui teknologi blockchain.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi Indodax untuk merespons tren yang berkembang pesat, yaitu integrasi antara pasar keuangan tradisional dan aset kripto. Dengan menghadirkan tokenized stocks, Indodax memperluas pilihan investasi bagi para membernya, memberikan akses ke peluang global yang sebelumnya sulit dijangkau.
Pada tahap awal ini, Indodax meluncurkan tujuh aset yang mewakili saham dari perusahaan global terkemuka, yaitu Tesla (TSLAX), Alphabet (GOOGLX), NVIDIA (NVDAX), Circle (CRCLX), Apple (AAPLX), Amazon (AMZNX), dan Coinbase (COINX). Menariknya, seluruh aset digital ini beroperasi di jaringan blockchain Solana yang terkenal dengan kecepatannya.
Menurut Vice President Indodax, Antony Kusuma, peluncuran tokenized stocks ini mencerminkan perubahan signifikan dalam cara investor mengakses pasar global. “Tokenized stocks membuka pintu bagi akses aset global yang lebih terbuka dan fleksibel. Namun, penting untuk tetap memahami risiko yang terlibat,” ujarnya dalam siaran pers pada hari Rabu (15/4/2026).
Timur Tengah Makin Mencemaskan, Pasar Saham Global Tertekan
Secara sederhana, tokenized stocks adalah aset digital yang nilainya dipatok secara 1:1 dengan harga saham yang mendasarinya di pasar modal. Dengan kata lain, setiap token mewakili kepemilikan atas sebagian kecil saham perusahaan tersebut.
Skema ini memungkinkan investor untuk memiliki eksposur ke saham-saham global dalam bentuk token digital, tanpa perlu repot membuka akun di broker luar negeri, seperti yang umumnya dilakukan. Keunggulan lainnya adalah investor dapat membeli saham dalam jumlah fraksional atau pecahan kecil, sehingga investasi menjadi lebih terjangkau bagi berbagai kalangan.
Selain itu, transaksi tokenized stocks dapat dilakukan selama 24 jam nonstop, memberikan fleksibilitas yang lebih besar dibandingkan dengan bursa saham tradisional yang memiliki jam perdagangan terbatas.
Dari sisi teknologi, pemanfaatan blockchain membuat proses transaksi menjadi lebih efisien karena penyelesaian dapat dilakukan secara real-time. Investor juga memiliki kebebasan untuk menarik aset mereka kapan saja.
Saham Global Menguat Didukung Laba Amazon, Dolar Naik Usai Komentar Pejabat The Fed
Namun, penting untuk diingat bahwa pasar kripto beroperasi tanpa henti, yang juga membawa konsekuensi tersendiri. Perbedaan jam perdagangan antara pasar kripto dan bursa saham konvensional berpotensi menimbulkan selisih harga pada waktu-waktu tertentu.
Oleh karena itu, sebelum berinvestasi dalam tokenized stocks, pemahaman yang mendalam tentang mekanisme instrumen ini dan risiko yang terkait sangatlah penting. Dengan pengetahuan yang baik, investor dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak dan memaksimalkan potensi keuntungan sekaligus meminimalkan risiko kerugian.
Ringkasan
Indodax meluncurkan tokenized stocks, sebuah inovasi yang memungkinkan investor ritel Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global melalui aset digital. Inisiatif ini memberikan akses lebih mudah dan fleksibel ke pasar saham global melalui teknologi blockchain dan merupakan respons terhadap integrasi pasar keuangan tradisional dan aset kripto.
Pada tahap awal, Indodax menawarkan tujuh aset yang mewakili saham perusahaan seperti Tesla, Alphabet, dan Apple, yang beroperasi di jaringan Solana. Tokenized stocks memungkinkan pembelian saham fraksional dan transaksi 24 jam, namun investor perlu memahami risiko terkait perbedaan jam perdagangan antara pasar kripto dan bursa saham konvensional sebelum berinvestasi.