JAKARTA, Shoesmart.co.id – Kabar baik bagi investor pasar modal! Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan segera membuka data kepemilikan saham emiten dengan kepemilikan di atas 1% kepada publik.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 1/KDK.04/2026, yang menunjuk KSEI dan BEI sebagai penyedia data kepemilikan saham perusahaan terbuka. Dengan keputusan ini, transparansi pasar modal Indonesia akan semakin ditingkatkan.
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, informasi mengenai kepemilikan saham di atas 1% pada perusahaan tercatat akan dikelola oleh KSEI dan dipublikasikan setiap bulan melalui situs web resmi BEI. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan panduan yang lebih jelas bagi para investor.
OJK Targetkan 75% Emiten BEI Penuhi Free Float Minimum 15% pada Tahun Pertama
Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI, menjelaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan keterbukaan data kepemilikan saham di BEI. Informasi yang disajikan secara terstruktur akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai struktur kepemilikan saham perusahaan tercatat kepada para investor dan seluruh pemangku kepentingan.
Penyediaan data ini merupakan bagian penting dari reformasi yang terus-menerus dilakukan untuk memperkuat transparansi dan tata kelola di Pasar Modal Indonesia. Dengan informasi yang lebih mudah diakses dan dipahami, diharapkan kepercayaan investor akan semakin meningkat.
BEI dan KSEI berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keterbukaan informasi, sejalan dengan praktik terbaik global. Upaya ini mencakup pendalaman kualitas data pasar serta memastikan perdagangan yang teratur, adil, dan efisien.
“Dengan tersedianya informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1% ini, kami berharap investor dapat memperoleh referensi yang lebih akurat dalam mengambil keputusan investasi. Hal ini juga akan memperkuat kepercayaan, integritas, dan kredibilitas pasar modal Indonesia secara keseluruhan,” ujar Kautsar.
IPO 2026 Masih Seret, Begini Prospeknya di Tengah Kenaikan Free Float
Ringkasan
Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan mempublikasikan data kepemilikan saham emiten di atas 1% kepada publik sebagai tindak lanjut dari Keputusan Dewan Komisioner OJK. Informasi ini akan dikelola oleh KSEI dan dipublikasikan bulanan melalui situs web resmi BEI.
Inisiatif ini bertujuan meningkatkan transparansi dan kualitas data kepemilikan saham di BEI, memberikan investor gambaran komprehensif mengenai struktur kepemilikan perusahaan tercatat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor, integritas, dan kredibilitas pasar modal Indonesia.