Harga Minyak Melonjak! Serangan Timur Tengah Picu Kekhawatiran

JAKARTA, Shoesmart.co.id – Harga minyak mentah dunia terpantau mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu (4 Maret 2026) pagi. Pada pukul 07.38 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April 2026 di New York Mercantile Exchange berada di level US$ 74,62 per barel. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 0,08% dibandingkan hari sebelumnya yang berada di US$ 74,56 per barel.

Kenaikan harga minyak ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, yang kembali memanas dengan serangkaian serangan baru. Para pelaku pasar kini tengah mencermati rencana Amerika Serikat untuk memberikan asuransi dan pengawalan terhadap kapal-kapal tanker yang melintasi jalur strategis Selat Hormuz.

Mengutip laporan dari Bloomberg, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa US International Development Finance Corporation akan menawarkan fasilitas asuransi kepada kapal-kapal. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran pasokan energi dan aktivitas perdagangan lainnya, serta menyediakan pengawalan angkatan laut jika memang diperlukan.

Konflik Timur Tengah Bisa Meluas, Maybank Sekuritas Minta Investor Lebih Selektif

Inisiatif yang diambil oleh AS ini merupakan respons terhadap indikasi peningkatan gangguan terhadap para produsen minyak di kawasan tersebut, terutama terkait potensi penutupan Selat Hormuz.

“Apapun yang terjadi, Amerika Serikat akan memastikan aliran energi tetap bebas ke seluruh dunia,” tegas Trump melalui unggahan di media sosial. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci mekanisme jaminan yang akan ditawarkan.

“Saat ini, ini masih sebatas pernyataan. Kita perlu melihat bagaimana implementasinya di lapangan,” ujar Rebecca Babin, seorang pedagang energi senior di CIBC Private Wealth Group, seperti dikutip oleh Bloomberg. Pernyataan ini mencerminkan sikap hati-hati para pelaku pasar yang menunggu realisasi konkret dari janji tersebut.

Wall Street Ditutup Melemah, Konflik Timur Tengah Memicu Kekhawatiran Inflasi

Selain itu, pasar juga dikejutkan dengan laporan bahwa Irak, sebagai produsen OPEC terbesar kedua, telah mulai menutup ladang minyak Rumaila dan proyek West Qurna 2. Informasi ini diperoleh dari sumber-sumber yang mengetahui langsung permasalahan tersebut. Langkah ini berpotensi menghentikan sebagian besar produksi minyak Irak, sehingga menambah kekhawatiran akan gangguan pasokan global.

Ringkasan

Harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan pada Rabu, 4 Maret 2026, dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik sebesar 0,08% menjadi US$ 74,62 per barel.

Kenaikan harga ini juga disebabkan oleh potensi gangguan pasokan dari Irak yang mulai menutup ladang minyak Rumaila dan proyek West Qurna 2. Amerika Serikat berencana memberikan asuransi dan pengawalan terhadap kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz untuk memastikan kelancaran pasokan energi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *