Shoesmart.co.id, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren penurunan selama sepekan terakhir. Meskipun demikian, geliat pasar modal Indonesia tetap terasa dari peningkatan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berdasarkan data yang dirilis BEI untuk periode 23 hingga 27 Februari 2026, IHSG terkoreksi sebesar 0,44%, turun ke level 8.235,48 dari posisi 8.271,76 pada penutupan pekan sebelumnya.
“Namun, catatan positif terlihat pada rata-rata nilai transaksi harian yang melonjak signifikan sebesar 25,35%, mencapai Rp29,52 triliun dibandingkan Rp23,89 triliun pada pekan sebelumnya,” demikian pernyataan resmi BEI pada hari Sabtu (28/2/2026).
: Saham Emiten Bakrie dan CT Bersinar Saat IHSG Tertekan Sepekan
Kenaikan RNTH ini sejalan dengan peningkatan rata-rata volume transaksi harian sebesar 8,55%, menjadi 51,02 miliar lembar saham dari 47 miliar lembar saham pada minggu sebelumnya. Peningkatan volume ini mengindikasikan aktivitas perdagangan yang lebih ramai di pasar saham.
Di sisi lain, pelemahan IHSG berdampak pada kapitalisasi pasar BEI yang terkikis 1,03%, menjadi Rp14.787 triliun dari Rp14.941 triliun pada pekan sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan penurunan nilai keseluruhan saham yang terdaftar di bursa.
Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami penurunan sebesar 3,72%, menjadi 2,95 juta kali transaksi dari 3,06 juta kali transaksi pada minggu lalu. Penurunan ini mungkin mengindikasikan kehati-hatian investor dalam melakukan transaksi.
Sementara itu, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp694,22 miliar pada hari Jumat (27/2/2026). Secara kumulatif sejak awal tahun, nilai net sell investor asing mencapai Rp9,51 triliun.
IDX COMPOSITE INDEX – TradingView
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Ringkasan
Selama periode 23-27 Februari 2026, IHSG mengalami koreksi sebesar 0,44%, turun ke level 8.235,48. Meskipun demikian, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) melonjak signifikan sebesar 25,35%, mencapai Rp29,52 triliun, disertai peningkatan rata-rata volume transaksi harian sebesar 8,55%.
Pelemahan IHSG berdampak pada kapitalisasi pasar BEI yang terkikis 1,03%, menjadi Rp14.787 triliun. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp694,22 miliar pada hari Jumat, dengan nilai kumulatif net sell sejak awal tahun mencapai Rp9,51 triliun.