Bank Mandiri (BMRI) putuskan buyback saham maksimal Rp1,17 triliun

JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mengambil langkah strategis melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Rabu (29/4). Dalam pertemuan penting tersebut, perseroan resmi menyetujui program pembelian kembali saham (buyback) dengan alokasi dana maksimal sebesar Rp1,17 triliun. Keputusan ini menunjukkan komitmen BMRI untuk mengelola nilai sahamnya secara efektif. Aksi korporasi buyback saham ini direncanakan akan dieksekusi dalam kurun waktu paling lama 12 bulan sejak tanggal persetujuan RUPST, menargetkan penyelesaian pada 29 April 2027.

Saham yang diperoleh dari program pembelian kembali saham ini akan disimpan sebagai saham treasuri. Nantinya, saham-saham tersebut akan dialihkan untuk mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan, direksi, serta komisaris non-independen. Langkah ini sejalan dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekaligus memperkuat ikatan antara kinerja perusahaan dan kepentingan para pemangku jabatan.

Tidak hanya fokus pada buyback saham, RUPST Bank Mandiri (BMRI) juga menorehkan keputusan penting lainnya. Para pemegang saham menyepakati pembagian dividen tunai yang sangat signifikan, mencapai Rp44,47 triliun. Angka fantastis ini setara dengan 79 persen dari total laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025, mencerminkan kinerja finansial yang luar biasa.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menegaskan bahwa keputusan strategis ini merefleksikan kuatnya kepercayaan pemegang saham terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan perseroan di masa mendatang. “Hal ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam menghadirkan nilai optimal bagi negara dan seluruh pemegang saham, tanpa mengurangi kapasitas Bank Mandiri untuk terus tumbuh sebagai institusi keuangan nasional berdaya saing global,” ujar Riduan, menggarisbawahi visi jangka panjang perusahaan.

Kinerja pembagian dividen tunai ini semakin mengesankan bila dicermati dari dividend yield-nya. Dengan harga saham penutupan pada level Rp4.430 per saham di hari pelaksanaan RUPST, dividend yield Bank Mandiri tercatat mencapai 10,77%. Angka ini menempatkan BMRI sebagai salah satu emiten dengan dividend yield tertinggi di sektor perbankan domestik, menjadikannya pilihan menarik bagi para investor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *