IHSG ditutup menguat 0,41 persen, bursa Asia bergerak variatif

Pasar saham domestik menunjukkan ketahanan yang impresif, berhasil mempertahankan momentum penguatan hingga penutupan perdagangan pada hari Rabu, 29 April. Meskipun sempat bergerak fluktuatif sepanjang hari, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya kokoh ditutup di zona hijau, memberikan sinyal positif bagi para investor. Data terbaru ini dihimpun dari Stockbit.

Kinerja IHSG

IHSG mengakhiri hari dengan kenaikan 28,83 poin atau setara 0,41 persen, menempatkan posisinya pada level 7.101,226. Kinerja serupa juga dicatatkan oleh indeks saham berkapitalisasi besar, LQ45, yang terapresiasi 0,27 persen, mengukir angka 684,142. Aktivitas perdagangan hari itu terbilang solid dengan nilai transaksi mencapai Rp 16,67 triliun, melibatkan pertukaran 42,32 miliar lembar saham melalui 2,44 juta kali frekuensi. Angka transaksi yang substansial ini mencerminkan minat dan dinamika tinggi di kalangan pelaku pasar.

Saham-Saham Penggerak Kenaikan (Top Gainers)

Sejumlah saham berhasil mencatatkan penguatan signifikan, memimpin daftar saham paling untung hari ini:

  • INOV (Inocycle Technology Group) melonjak 43 poin (34,68%) menjadi Rp 167 per saham.
  • TOOL (Rohartindo Nusantara Luas) naik 24 poin (34,29%) ke level Rp 94 per saham.
  • KONI (Perdana Bangun Pusaka) menguat 590 poin (24,89%) mencapai Rp 2.960 per saham.
  • BAPA (Bekasi Asri Pemula) terapresiasi 39 poin (19,60%) ditutup di harga Rp 238 per saham.
  • ICON (Island Concepts Indonesia) naik 20 poin (19,05%) menjadi Rp 125 per saham.

Saham-Saham yang Tertekan (Top Losers)

Di sisi lain, beberapa saham harus mengalami tekanan dan berakhir di zona merah:

  • DEFI (Danasupra Erapacific) turun 29 poin (14,87%) ke level Rp 166 per saham.
  • LMPI (Langgeng Makmur Industri) melemah 30 poin (14,85%) menjadi Rp 172 per saham.
  • KJEN (Krida Jaringan Nusantara) terkoreksi 24 poin (14,63%) ditutup pada harga Rp 140 per saham.
  • PPRE (PP Presisi) anjlok 18 poin (11,32%) ke level Rp 141 per saham.
  • LCKM (LCK Global Kedaton) turun 15 poin (10,71%) menjadi Rp 125 per saham.

Saham dengan Nilai Transaksi Tertinggi (Top Value)

Volume perdagangan yang masif turut didorong oleh aktivitas pada saham-saham dengan nilai transaksi terbesar berikut:

  • BBCA (Bank Central Asia) memimpin dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,04 triliun.
  • BMRI (Bank Mandiri (Persero)) mencatatkan transaksi senilai Rp 892,77 miliar.
  • CUAN (Petrindo Jaya Kreasi) membukukan nilai transaksi Rp 576,25 miliar.
  • BBRI (Bank Rakyat Indonesia (Persero)) dengan transaksi senilai Rp 554,08 miliar.
  • PTRO (Petrosea) menutup daftar dengan nilai transaksi Rp 442,61 miliar.

Saham dengan Volume Perdagangan Terbesar (Top Volume)

Berikut adalah saham-saham yang paling aktif diperdagangkan berdasarkan jumlah lembar saham:

  • GOTO (GoTo Gojek Tokopedia) dengan volume 76,76 juta lembar.
  • ESIP (Sinergi Inti Plastindo) mencapai 19,08 juta lembar.
  • BUMI (Bumi Resources) diperdagangkan sebanyak 16,94 juta lembar.
  • KOTA (DMS Propertindo) dengan 14,52 juta lembar.
  • PPRE (PP Presisi) mencatatkan volume 14,23 juta lembar.

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah

Berbeda dengan kinerja positif pasar saham, nilai tukar Rupiah justru mengalami tekanan. Pada penutupan perdagangan sore hari ini, Rupiah melemah ke level Rp 17.285 per dolar AS. Posisi ini menunjukkan depresiasi sebesar 45 poin atau 0,261 persen, dibandingkan dengan harga pembukaan pagi yang berada di level Rp 17.240. Pelemahan ini mengindikasikan dinamika berbeda di pasar mata uang dan perlu menjadi perhatian para pelaku ekonomi.

Dinamika Pasar Saham Asia

Sementara itu, bursa saham di kawasan Asia menunjukkan pergerakan yang bervariasi atau cenderung mixed pada penutupan perdagangan hari ini. Fluktuasi ini mencerminkan sentimen investor yang beragam di masing-masing negara, dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi dan geopolitik regional. Berikut adalah rangkuman pergerakan indeks utama regional, berdasarkan data yang dihimpun dari Stockbit dan Yahoo Finance:

  • Indeks Nikkei 225 di Jepang terkoreksi 1,02% ke level 59.917,46.
  • Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 1,67% ke 26.111,84.
  • Indeks SSE Composite di China naik 0,71% mencapai 4.107,51.
  • Indeks Straits Times di Singapura turun 0,46% ke 4.865,18.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *