Jakarta, IDN Times – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, secara resmi melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada hari Jumat (27/3/2026). Acara pelantikan ini menandai pergantian kepemimpinan dari Heru Pambudi, yang telah mengemban tugas sebagai Sekjen Kemenkeu sejak 12 Maret 2021.
Siapakah Robert Leonard Marbun, sosok yang kini menduduki jabatan strategis di Kemenkeu? Berikut profil singkatnya:
- Jejak Pendidikan Gemilang: Unpad dan Universitas di Jepang

Robert Leonard Marbun merupakan alumni Universitas Padjajaran (Unpad), di mana ia meraih gelar Sarjana Hubungan Internasional. Kecintaannya pada ilmu pengetahuan membawanya melanjutkan studi ke Saitama University, Jepang. Di sana, ia berhasil meraih gelar Master of Policy Analysis (MPA) pada tahun 2000. Tidak berhenti di situ, semangat akademisinya terus berkobar hingga ia berhasil meraih gelar Doctor of Philosophy in Economics dari Kobe University pada tahun 2004.
- Perjalanan Karier di Kementerian Keuangan

Pria kelahiran Medan, 23 Juni 1970 ini memulai perjalanan kariernya di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kemenkeu. Dedikasinya membawanya mengemban amanah sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai pada Juni 2011. Pengalaman luas di berbagai bidang mengantarkannya menduduki sejumlah posisi penting lainnya di Kemenkeu. Sebelum dilantik sebagai Sekjen, Robert Marbun menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
- Potret Kekayaan Robert Leonard Marbun

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun 2024, Robert Leonard Marbun tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp11,55 miliar. Laporan ini mencerminkan kondisi saat ia masih menjabat sebagai Staf Ahli di BKPM.
Rincian harta kekayaannya meliputi tanah dan bangunan senilai Rp4,37 miliar, alat transportasi dan mesin senilai Rp538 juta, harta bergerak lainnya senilai Rp50,5 juta, serta surat berharga senilai Rp4,17 miliar. Selain itu, ia juga memiliki kas dan setara kas sebesar Rp2,43 miliar, dengan utang tercatat sebesar Rp16,89 juta.
Dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimilikinya, Robert Leonard Marbun diharapkan dapat membawa Kemenkeu menuju kinerja yang lebih baik dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia.
Profil Adi Budiarso, Pejabat Kemenkeu Kini Jadi Pengawas Kripto OJK
Purbaya Endus Vendor Susupan di Coretax, Bakal Tindak Tegas
Efisiensi Anggaran, Purbaya Pilih Geser Pegawai Ketimbang Rekrut Baru
Ringkasan
Robert Leonard Marbun resmi dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada 27 Maret 2026, menggantikan Heru Pambudi. Marbun adalah alumni Universitas Padjajaran dan meraih gelar master serta doktor dari universitas di Jepang. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Karier Marbun dimulai di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kemenkeu. Berdasarkan LHKPN tahun 2024, total harta kekayaannya tercatat sebesar Rp11,55 miliar saat menjabat sebagai Staf Ahli di BKPM. Dengan pengalaman yang dimilikinya, Marbun diharapkan dapat meningkatkan kinerja Kemenkeu dan berkontribusi positif bagi perekonomian Indonesia.