Shoesmart.co.id JAKARTA. Kabar mengenai pemilik 14,033% saham PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) kini terjawab sudah. Teka-teki ini terkuak melalui publikasi daftar pemegang saham BACA per tanggal 31 Desember 2025, yang menunjukkan adanya pergeseran signifikan dalam struktur kepemilikan.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (7/1/2026), rincian susunan pemegang saham Bank Capital yang memiliki kepemilikan 5% atau lebih dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh adalah sebagai berikut:
- PT Capital Global Investama: 50,66%
- Bank Julius Baer and Co Ltd Singapore: 24,033%
- Masyarakat: 25,3%
Susunan kepemilikan saham BACA tersebut menandai perubahan substansial dibandingkan bulan sebelumnya, November 2025. Pada periode tersebut, Bank Julius Baer and Co Ltd Singapore tercatat hanya memiliki 10% saham BACA, atau setara dengan 1,99 miliar lembar saham. Namun, per 31 Desember 2025, porsi kepemilikan mereka melonjak drastis menjadi 24,033%, atau setara dengan 4,79 miliar lembar saham.
Sejalan dengan peningkatan kepemilikan Bank Julius Baer, porsi saham PT Capital Global Investama justru berkurang. Dari sebelumnya 64,6978% atau sekitar 12,91 miliar lembar saham pada November 2025, kini kepemilikan mereka menyusut menjadi 50,66% atau 10,11 miliar lembar saham. Sementara itu, porsi kepemilikan saham oleh Masyarakat tetap stabil di angka 25,3%, yang merepresentasikan 5,048 miliar lembar saham.
Lonjakan kepemilikan Bank Julius Baer and Co Ltd Singapore ini bukanlah tanpa alasan. Aksi korporasi tersebut dilakukan melalui transaksi besar pada 19 Desember 2025. Sebelumnya, dalam sebuah keterbukaan informasi BEI, dijelaskan bahwa transaksi itu menggunakan Single Investor Identification (SID) atas nama Bank of Singapore Limited, dengan kepemilikan langsung oleh Gia Ventures Pte Ltd. Ini sekaligus menjawab spekulasi yang sempat beredar terkait Gia Venture Borong Saham Bank Capital (BACA) Rp 470 Miliar.
Secara rinci, transaksi akuisisi saham BACA ini melibatkan sebanyak 2,8 miliar lembar saham, yang setara dengan 14,3% dari total saham perseroan. Dengan harga Rp 168 per lembar saham, total nilai transaksi tersebut mencapai angka fantastis Rp 470,4 miliar. Pembelian saham BACA ini dilakukan oleh Bank of Singapore dari PT Capital Global Investama, dengan jumlah dan harga yang sama seperti yang telah diumumkan.
Selain perubahan komposisi kepemilikan, jumlah pemegang saham Bank Capital juga mengalami peningkatan signifikan. Dari 16.658 pemegang saham pada bulan sebelumnya, kini angka tersebut bertambah menjadi 18.182 pemegang saham, menunjukkan minat investor yang semakin besar terhadap saham BACA.
Merujuk pada pergerakan pasar, saham BACA pada perdagangan Rabu (7/1/2026) ditutup melemah 4,2% di level harga Rp 228 per saham. Meskipun demikian, dalam sebulan terakhir, kinerja saham Bank Capital tercatat sangat impresif dengan kenaikan mencapai 39,88%, mengindikasikan sentimen positif jangka pendek di kalangan investor.
Ringkasan
Identitas pemilik saham baru PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) kini terungkap, di mana Bank Julius Baer and Co Ltd Singapore secara signifikan meningkatkan kepemilikan sahamnya. Per 31 Desember 2025, porsi saham Bank Julius Baer melonjak menjadi 24,033% dari sebelumnya 10% pada November 2025, menandakan penambahan sekitar 14,033% saham.
Peningkatan kepemilikan tersebut terjadi melalui transaksi besar pada 19 Desember 2025, melibatkan akuisisi 2,8 miliar lembar saham BACA senilai total Rp 470,4 miliar. Transaksi ini dilakukan oleh Bank of Singapore dari PT Capital Global Investama, dan menggunakan Single Investor Identification (SID) atas nama Gia Ventures Pte Ltd.