PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) memberikan tanggapan atas pertanyaan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait lonjakan harga sahamnya yang signifikan. Sebagai akibatnya, BEI telah melakukan suspensi terhadap saham NZIA sejak 11 Februari 2026.
Menurut Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam keterbukaan informasi, penghentian sementara perdagangan saham NZIA ini dilakukan karena adanya peningkatan harga kumulatif yang mencolok pada saham tersebut. Dalam sebulan terakhir, saham NZIA telah meroket sebesar 162,71%, hingga ditutup pada harga Rp 310 per saham pada tanggal 10 Februari 2026.
“Sebagai langkah perlindungan bagi investor, BEI merasa perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham NZIA di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dimulai sejak sesi I tanggal 11 Februari 2026, hingga pemberitahuan lebih lanjut,” jelas Yulianto.
Sebelumnya, volatilitas pasar juga sempat menjadi perhatian, seperti yang terlihat pada prospek Bitcoin jangka pendek yang masih konsolidatif.
Menanggapi hal ini, Direktur Nusantara Almazia, Nur Anisa Nusuqi, melalui keterbukaan informasi di BEI pada 20 Februari 2026, menyatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui secara pasti penyebab dari pergerakan harga saham NZIA yang tidak biasa ini. Emiten yang bergerak di bidang properti ini juga menegaskan bahwa mereka tidak memperoleh kontrak baru atau sumber pendapatan signifikan lainnya yang dapat memicu kenaikan harga saham tersebut.
“Kegiatan bisnis perusahaan saat ini masih berfokus pada pengembangan properti, terutama dalam penjualan dan pengembangan rumah dengan fasilitas Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),” ungkap Nur Anisa. NZIA berencana untuk terus memperkuat penjualan perumahan FLPP di masa mendatang.
Lebih lanjut, Nur Anisa menjelaskan bahwa tidak ada perubahan signifikan dalam pangsa pasar yang dapat memengaruhi kondisi persaingan usaha perusahaan. “Sejauh pengetahuan kami, tidak terdapat informasi material yang beredar di media massa yang dapat menjadi penyebab fluktuasi harga saham,” pungkasnya.
Ringkasan
PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) menanggapi suspensi saham oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah terjadi lonjakan harga saham yang signifikan, mencapai 162,71% dalam sebulan terakhir. BEI melakukan suspensi sejak 11 Februari 2026 sebagai langkah perlindungan investor karena peningkatan harga kumulatif yang mencolok.
Direktur NZIA, Nur Anisa Nusuqi, menyatakan bahwa perusahaan tidak mengetahui penyebab pasti dari pergerakan harga saham yang tidak biasa tersebut. NZIA menegaskan tidak ada kontrak baru atau sumber pendapatan signifikan yang memicu kenaikan harga, dan bisnis perusahaan tetap fokus pada pengembangan properti, khususnya penjualan dan pengembangan rumah dengan fasilitas FLPP.