Net Sell Asing Rp1,28 Triliun: Saham Apa Saja yang Dijual?

Shoesmart.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali harus mengakui keunggulan pasar beruang pada perdagangan Selasa (31/3/2026). Penutupan ini memperpanjang catatan merah IHSG menjadi empat hari perdagangan berturut-turut.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diolah melalui RTI menunjukkan bahwa IHSG mengalami penurunan sebesar 0,61%, atau terkoreksi 43,44 poin, sehingga parkir di level 7.048,22 pada penutupan perdagangan di akhir bulan Maret ini.

Tekanan terhadap IHSG terutama bersumber dari performa kurang menggembirakan di mayoritas sektor. Dari 11 sektor yang ada, tujuh di antaranya mencatatkan pelemahan. Sektor transportasi menjadi pemberat utama dengan penurunan signifikan sebesar 4,60%.

BBRI dan BBCA Teratas, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing Saat IHSG Melonjak Kemarin

Selain sektor transportasi, sektor energi juga mengalami penurunan yang cukup dalam, yaitu sebesar 2,75%. Sektor teknologi menyusul dengan penurunan 1,31%, diikuti oleh sektor perindustrian (1,20%), dan sektor keuangan (0,53%).

Sektor infrastruktur juga turut melemah dengan penurunan sebesar 0,46%, sementara sektor barang konsumen non primer terkoreksi sebesar 0,45%.

Namun, di tengah dominasi sentimen negatif, terdapat empat sektor yang berhasil mencatatkan penguatan. Sektor barang konsumen primer memimpin kenaikan dengan pertumbuhan sebesar 1,48%. Di belakangnya, terdapat sektor kesehatan (0,62%), properti dan real estate (0,49%), serta barang baku (0,43%).

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi saham di BEI mencapai 27,22 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 14,95 triliun.

Secara keseluruhan, pergerakan saham pada perdagangan hari ini didominasi oleh tren penurunan. Tercatat sebanyak 406 saham mengalami penurunan harga, sementara 262 saham berhasil menguat, dan 151 saham bergerak stagnan.

IHSG Ambruk 4,49% ke 7.106 Sepekan Jelang Lebaran, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 1,28 triliun di seluruh pasar, seiring dengan koreksi IHSG yang telah berlangsung selama empat hari berturut-turut.

Berikut adalah daftar 10 saham dengan nilai net sell terbesar oleh investor asing pada hari Selasa:

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 290,17 miliar

2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 118,5 miliar

3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 109,98 miliar

4. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 73,74 miliar

5. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp 66,86 miliar

6. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 55,01 miliar

7. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 51,41 miliar

8. PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) Rp 46,27 miliar

9. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp 42,0 miliar

10. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 37,26 miliar

Ringkasan

Pada perdagangan Selasa (31/3/2026), IHSG kembali melemah sebesar 0,61% dan ditutup pada level 7.048,22, melanjutkan tren penurunan selama empat hari berturut-turut. Mayoritas sektor mengalami pelemahan, dengan sektor transportasi menjadi kontributor utama penurunan. Meskipun demikian, terdapat empat sektor yang berhasil mencatatkan penguatan, dipimpin oleh sektor barang konsumen primer.

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 1,28 triliun. Sepuluh saham dengan nilai net sell terbesar oleh investor asing dipimpin oleh BBRI (Rp 290,17 miliar), diikuti oleh MDKA dan BRMS. Volume transaksi saham mencapai 27,22 miliar lembar dengan nilai transaksi sebesar Rp 14,95 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *