Shoesmart.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah kemarin, melanjutkan tren koreksi yang telah dialami sejak awal pekan. Kondisi ini menandai tekanan berkelanjutan pada pasar modal domestik.
Mengutip data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG tercatat terkoreksi sebesar 0,46%, mencapai level 7.559,38 pada penutupan perdagangan Selasa (2142026) kemarin. Sepanjang hari perdagangan, pergerakan IHSG didominasi oleh zona merah, dengan level terendah sempat menyentuh 7.511 dan level tertinggi di 7.568.
Menebak Arah Pergerakan IHSG Usai Keputusan MSCI
Di tengah pelemahan indeks, aktivitas perdagangan saham di BEI tetap menunjukkan dinamika yang signifikan. Total volume perdagangan saham kemarin mencapai 43,54 miliar lembar, dengan nilai transaksi yang cukup besar, yakni Rp 18 triliun. Angka ini mencerminkan minat investor yang tetap tinggi meskipun pasar sedang terkoreksi.
Menariknya, meskipun IHSG mengalami koreksi, investor asing justru mencatatkan aksi beli bersih atau net buy yang substansial di seluruh pasar, mencapai Rp 473,93 miliar. Fenomena net buy ini memberikan indikasi kepercayaan investor asing terhadap potensi jangka panjang pasar saham Indonesia, di tengah sentimen negatif jangka pendek.
Namun, di sisi lain, beberapa emiten menjadi sasaran jual bersih investor asing. Berikut adalah 10 saham dengan nilai net sell terbesar oleh investor asing pada perdagangan Selasa:
1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 168,91 miliar
2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 128,63 miliar
3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 72,82 miliar
4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 64,07 miliar
5. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 61,28 miliar
6. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 56,11 miliar
7. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 52,14 miliar
8. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 41,0 miliar
9. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 37,84 miliar
10. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 17,05 miliar
BBRI Chart by TradingView