Data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa industri aset kripto di Indonesia terus menarik perhatian. Sepanjang tahun 2025, volume transaksi aset digital ini tercatat mencapai Rp 482,23 triliun, dengan jumlah investor yang signifikan mencapai 20,19 juta orang. Meskipun volume transaksi mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya, adopsi aset kripto di kalangan masyarakat justru menunjukkan tren peningkatan yang konsisten.
Peningkatan jumlah investor ini juga tecermin jelas pada platform-platform kripto di Indonesia. Salah satu pemain utama, PT Pintu Kemana Saja (Pintu), melaporkan pencapaian impresif dengan jumlah unduhan aplikasi mereka yang telah melampaui 11 juta kali. Angka ini menjadi indikator kuat tingginya minat masyarakat terhadap investasi aset kripto, sekaligus mencerminkan pertumbuhan performa produk PINTU secara keseluruhan.
Andy Putra, SVP Strategy & Business Pintu, mengungkapkan bahwa PINTU terus berinovasi dan memperkaya ekosistemnya. Hingga tahun 2026, PINTU telah menghadirkan hampir 400 token berbeda untuk diperdagangkan, termasuk lebih dari 40 token dalam kategori tokenized asset yang menawarkan diversifikasi investasi yang lebih luas bagi para penggunanya.
Keberhasilan PINTU tidak hanya tercermin dari variasi produk, tetapi juga dari pertumbuhan basis penggunanya. Andy menjelaskan, “Jumlah pengguna terdaftar tumbuh 79,29%, pengguna aktif meningkat 38,37%, serta pengguna trading naik 25,86% secara year-on-year (YoY). Volume transaksi kami juga menunjukkan tren kenaikan yang positif.” Pernyataan ini disampaikan Andy dalam rilis kepada Kontan.co.id pada Senin (20/4), menggarisbawahi momentum kuat yang dicapai Pintu.
Tak hanya di pasar spot, kinerja positif juga terlihat pada segmen derivatif Pintu. Pintu Futures mencatat kenaikan kinerja yang signifikan, terutama pada kuartal I 2026. Jumlah pengguna yang telah terverifikasi (KYC) di Pintu Futures melonjak hingga 401%, diikuti oleh pertumbuhan pengguna sebesar 208,71%. Frekuensi order juga naik 91,61%, disertai dengan pertumbuhan volume transaksi yang positif, menunjukkan minat dan aktivitas yang tinggi di produk derivatif kripto.
Dalam upaya terus mendorong peningkatan transaksi dan adopsi aset kripto di Indonesia, Pintu secara aktif berupaya meningkatkan edukasi mengenai aset kripto dan teknologi blockchain. Bertepatan dengan usianya yang ke-6, Pintu menggelar berbagai program menarik, seperti kompetisi trading dan pertemuan dengan komunitas. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem aset digital.
“Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar resmi di Indonesia, kami punya harapan serta keyakinan besar bahwa industri crypto di Indonesia tidak hanya semakin besar dari segi jumlah transaksi dan adopsi, tetapi bisa lahir inovasi-inovasi yang use cases-nya bisa memiliki manfaat besar bagi masyarakat banyak,” pungkas Andy Putra, menegaskan komitmen Pintu untuk memajukan industri kripto dengan kontribusi nyata bagi perekonomian digital Indonesia.