IHSG Anjlok! Cek Saham yang Diobral Asing Awal Pekan Ini

Shoesmart.co.id, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan di awal pekan ini, melanjutkan tren penurunan selama lima hari perdagangan berturut-turut. Kondisi ini tentu menjadi perhatian para investor.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diolah melalui RTI, IHSG mengalami penurunan signifikan sebesar 1,84% atau 124,08 poin, menutup perdagangan Senin (18/5/2026) di level 6.599,24. Penurunan ini mencerminkan sentimen pasar yang kurang menggembirakan.

Tekanan terhadap IHSG terasa di hampir seluruh sektor. Beberapa sektor yang mengalami penurunan terdalam antara lain transportasi, barang baku, perindustrian, infrastruktur, energi, properti dan real estate, serta teknologi. Kondisi ini menunjukkan bahwa pelemahan pasar cukup luas dan tidak hanya terpusat pada sektor tertentu.

IHSG Ambruk 5,2%, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing Sepekan Terakhir

Aktivitas perdagangan di BEI juga menunjukkan dinamika yang tinggi. Total volume perdagangan mencapai 32 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 20,7 triliun. Angka ini mencerminkan tingkat aktivitas investor yang cukup besar di tengah kondisi pasar yang kurang stabil.

Sentimen negatif semakin diperkuat dengan banyaknya saham yang mengalami penurunan harga. Tercatat sebanyak 616 saham melemah dan menjadi penekan utama indeks. Sementara itu, hanya 125 saham yang berhasil menguat, dan 79 saham lainnya bergerak stagnan.

Investor asing turut memberikan kontribusi terhadap tekanan terhadap IHSG. Mereka mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp463,99 miliar di seluruh pasar. Aksi jual ini semakin memperberat pergerakan IHSG di awal pekan.

IHSG Ambruk 2,86% ke 6.969, Cermati Saham Net Sell Terbesar Asing di Akhir Pekan

Berikut adalah daftar 10 saham dengan net sell terbesar oleh investor asing pada hari Senin:

1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 315,03 miliar
2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Rp 152,53 miliar
3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp 149,08 miliar
4. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): Rp 76,76 miliar
5. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 68,11 miliar
6. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Rp 63,96 miliar
7. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp 52,99 miliar
8. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP): Rp 29,69 miliar
9. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT): Rp 28,86 miliar
10. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS): Rp 27,4 miliar

Ringkasan

IHSG mengalami penurunan signifikan sebesar 1,84% pada hari Senin, 18 Mei 2026, menutup perdagangan di level 6.599,24. Penurunan ini melanjutkan tren negatif selama lima hari berturut-turut dan dipicu oleh pelemahan di hampir seluruh sektor. Volume perdagangan mencapai 32 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 20,7 triliun, dimana 616 saham melemah dan hanya 125 saham yang menguat.

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp463,99 miliar di seluruh pasar. Saham-saham yang paling banyak diobral asing antara lain ANTM, BREN, AMMN, ADRO, dan DSSA. Kondisi ini semakin memperberat tekanan terhadap IHSG pada awal pekan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *