Jakarta – Dalam rangka memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kinerja, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pelantikan ini menjadi bagian penting dari upaya Kemenkeu untuk terus beradaptasi dan menjawab tantangan perekonomian nasional maupun global.
Kelima pejabat yang dilantik tersebut akan menempati posisi strategis di berbagai unit kerja. Dua di antaranya berasal dari Sekretariat Jenderal, satu dari Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF), satu dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), serta satu pejabat dari Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).
Dalam sambutannya, Menteri Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keyakinan kuatnya terhadap fondasi perekonomian Indonesia yang dinilai kokoh. Oleh karena itu, ia menekankan urgensi untuk menjaga optimisme masyarakat dan berpesan agar para pejabat yang baru dilantik mampu menyesuaikan diri secara cepat di tengah dinamika dan ketidakpastian global yang terus berkembang.
Purbaya kemudian menjabarkan tiga arahan utama yang menjadi prioritas Kemenkeu. Pertama, ia menggarisbawahi pentingnya kedisiplinan fiskal. Menurutnya, angka defisit bukan sekadar target kuantitatif, melainkan cerminan keseriusan dan kredibilitas Indonesia di mata dunia internasional. Kedua, ia menegaskan perlunya tata kelola cash management yang rapi dan profesional. “Kemenkeu itu bukan bendahara, bukan tukang catat. Kita ini pejabat stabilitas keuangan negara,” tegasnya, menyoroti peran fundamental Kemenkeu. Ketiga, Purbaya memerintahkan untuk senantiasa memastikan stabilitas keuangan negara dalam setiap kebijakan dan operasional.
Selain arahan teknis terkait pengelolaan fiskal, Purbaya juga tak luput mengingatkan akan nilai-nilai fundamental. Ia menekankan betapa pentingnya menjaga integritas dan menjadi pemimpin yang memberikan teladan positif. Hal ini krusial untuk memastikan Kementerian Keuangan selalu berada pada jalur yang benar dan profesional.
Menteri Purbaya menegaskan bahwa di lingkungan Kemenkeu, tidak ada ruang sedikit pun untuk hal-hal yang bersifat abu-abu. Menurutnya, setiap tindakan dan keputusan harus jelas, membedakan antara yang benar dan yang salah. “Sekali lagi, kita harus kerja lebih keras dengan mempertahankan integritas. Anda harus bisa jadi pemimpin yang dapat dicontoh, punya leadership yang kuat dan memastikan organisasi tetap lurus,” pungkasnya, memberikan penekanan pada urgensi kepemimpinan berintegritas tinggi.
Berikut adalah daftar lengkap pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II yang telah dilantik untuk mengemban amanah baru di lingkungan Kementerian Keuangan:
Sekretariat Jenderal
1. Rofii Edy Purnomo, sebagai Kepala Biro Advokasi
2. Ihda Muktiyanto, sebagai Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan
Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal
3. Ferry Ardiyanto, sebagai Direktur Strategi Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
4. Sugeng Apriyanto, sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kalimantan Timur dan Utara
Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan
5. Suska, sebagai Direktur Pengembangan Perbankan, Pasar Keuangan, dan Pembiayaan Lainnya