Shoesmart.co.id, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan tren positif pada perdagangan hari kedua di pekan ini. Setelah mengawali bulan Mei 2026 dengan penguatan, IHSG berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau hingga penutupan perdagangan.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diolah melalui RTI, IHSG mengalami kenaikan sebesar 1,22% atau bertambah 85,15 poin, mencapai level 7.057,10 pada penutupan perdagangan hari Selasa (5/5/2026).
Pergerakan IHSG sepanjang hari perdagangan tersebut mencatatkan level terendah di 6.921 dan level tertinggi di 7.069.
Asing Catat Net Buy Jumbo Rp 1,92 Triliun, Saham Apa Saja yang Paling Diburu di Awal Pekan Ini?
Total volume perdagangan saham di BEI pada hari Selasa mencapai 43,92 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 23,87 triliun.
Kenaikan IHSG ini didukung oleh penguatan yang dialami oleh 342 saham. Sementara itu, 314 saham lainnya mengalami penurunan, dan 163 saham bergerak stagnan.
Meskipun IHSG secara keseluruhan menguat, investor asing tercatat melakukan net sell atau jual bersih sebesar Rp 518,39 miliar.
Namun, menariknya, investor asing terlihat mulai mengakumulasi saham-saham perbankan dengan kapitalisasi besar (big cap).
IHSG Rebound Setelah Terkoreksi 7 Hari Beruntun, Perhatikan Saham-Saham dengan Net Buy Terbesar Asing, Rabu (29/4)
Berikut adalah daftar 10 saham dengan nilai net buy terbesar oleh investor asing pada hari Selasa:
1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 230,97 miliar
2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 138,09 miliar
3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 28,84 miliar
4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 22,75 miliar
5. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 16,0 miliar
6. PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 15,53 miliar
7. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) Rp 12,32 miliar
8. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 9,05 miliar
9. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Rp 8,03 miliar
10. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) Rp 7,7 miliar
Ringkasan
IHSG mengalami kenaikan sebesar 1,22% atau 85,15 poin, mencapai level 7.057,10 pada penutupan perdagangan. Kenaikan ini didukung oleh penguatan 342 saham, meskipun 314 saham mengalami penurunan. Volume perdagangan mencapai 43,92 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 23,87 triliun.
Investor asing melakukan *net sell* sebesar Rp 518,39 miliar secara keseluruhan, tetapi mengakumulasi saham perbankan *big cap*. Saham BBRI mencatat *net buy* terbesar sebesar Rp 230,97 miliar, diikuti BRPT dan BBNI dengan nilai masing-masing Rp 138,09 miliar dan Rp 28,84 miliar.