Aksi Ribuan Warga Depan Kedubes AS: Doa untuk Prajurit TNI Lebanon

Ribuan warga memadati kawasan depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta Pusat, Minggu pagi (5/4), untuk menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan. Aksi damai ini juga menjadi momentum untuk menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Aksi yang diinisiasi oleh Majelis Ormas Islam (MOI) ini, berdasarkan pantauan Antara, mulai memadati Jalan Merdeka Selatan ke arah barat sejak pukul 08.30 WIB. Bahkan, antusiasme massa meluber hingga ke area gerbang Monas, dekat Stasiun Gambir. Di antara kerumunan, terlihat beberapa peserta aksi membawa serta bayi dan anak-anak.

Aksi bertajuk “Berjuta Doa untuk Syuhuda” ini didominasi peserta yang mengenakan gamis berwarna putih, dilengkapi atribut bendera Indonesia dan Palestina. Sebuah panggung orasi setinggi sekitar dua meter berdiri kokoh di seberang Kedubes AS, tepatnya di samping barikade beton, menjadi pusat kegiatan aksi. Latar belakang panggung menampilkan foto-foto ketiga prajurit TNI yang telah berkorban.

Ketiga prajurit yang gugur tersebut adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon. Mereka merupakan bagian dari pasukan perdamaian Indonesia yang tergabung dalam UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon). Kehadiran mereka di Lebanon adalah wujud komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Selain memanjatkan doa bersama untuk para pahlawan perdamaian, massa aksi juga dengan lantang menyuarakan isu-isu penting, terutama dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina. Semangat solidaritas dan persaudaraan terpancar dari aksi ini.

Suasana semakin syahdu ketika lagu-lagu bertema perjuangan dan kemerdekaan Palestina berkumandang. Massa aksi serentak mengibarkan bendera Palestina, menambah khidmat suasana aksi “Berjuta Doa untuk Syuhuda”.

Hingga pukul 08.45 WIB, gelombang massa aksi terus berdatangan. Beberapa di antara mereka tampak menyempatkan diri untuk mencari sarapan sebelum kembali bergabung dengan rekan-rekan seperjuangan, menunjukkan dedikasi dan semangat yang tinggi untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Ringkasan

Ribuan warga berkumpul di depan Kedubes AS untuk menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan. Aksi yang diinisiasi oleh Majelis Ormas Islam (MOI) ini juga menjadi ajang untuk menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Massa aksi mulai memadati Jalan Merdeka Selatan sejak pukul 08.30 WIB.

Aksi bertajuk “Berjuta Doa untuk Syuhuda” ini didominasi peserta yang mengenakan gamis putih dan membawa bendera Indonesia dan Palestina. Selain berdoa untuk para prajurit yang gugur, massa juga menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina, diiringi lagu-lagu perjuangan Palestina. Aksi ini menunjukkan solidaritas dan dukungan masyarakat terhadap perdamaian dan kemerdekaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *