Tender Offer AMMS Sepi Peminat, Radiant Ruby Gigit Jari?

Shoesmart.co.id JAKARTA. Penawaran tender (tender offer) yang dilakukan oleh pengendali saham baru PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS), Radiant Ruby Company Ltd, ternyata kurang diminati investor. Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Maret 2026, hanya 160 saham AMMS yang berminat untuk mengikuti tender offer tersebut.

Padahal, Radiant Ruby Company Ltd sebagai pengendali baru AMMS, menargetkan untuk membeli sebanyak 247.059.302 saham melalui tender offer ini. Periode penawaran tender wajib ini berlangsung mulai dari 3 Februari hingga 4 Maret 2026, dengan tanggal penyelesaian transaksi pada 9 Maret 2026.

Namun, hingga berakhirnya masa penawaran tender, jumlah saham yang berhasil dibeli melalui tender offer wajib ini hanya mencapai 160 saham.

PIK Dua (PANI) Tambah Modal ke Tiga Anak Usaha dengan Total Nilai Rp 700 Miliar

“Total saham yang tercatat dan disetujui dalam pelaksanaan tender offer adalah 160 saham,” ungkap Direktur Radiant Ruby Company Ltd, David Viratama Batubara, dalam keterbukaan informasi di BEI pada 13 Maret 2026. Harga penawaran tender yang ditetapkan adalah Rp 156 per saham.

Pada penutupan perdagangan Jumat (13/3/2026), harga saham AMMS terpantau stagnan di level Rp 416 per saham. Secara mingguan, saham AMMS mengalami penurunan sebesar 5,45%.

Dengan demikian, total dana yang dikeluarkan untuk pembayaran tender offer mencapai Rp 24.960, termasuk biaya transaksi. Sementara dana pembayaran tender offer bersihnya adalah sebesar Rp 24.897,6. Menurut Kepala Divisi Jasa Kustodian BEI, Yulia Purnama Sari, jumlah pemegang saham yang menyetujui pembelian dalam tender offer ini hanya dua pihak, yaitu Nikky Yudianto dan Royikan, masing-masing menjual 80 saham.

Setelah pelaksanaan penawaran tender wajib ini, kepemilikan saham Radiant Ruby Company Ltd di AMMS menjadi 630.001.529 saham, atau setara dengan 51% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Dalam prospektus ringkasnya, Radiant Ruby menjelaskan bahwa pasca-tender offer wajib ini, AMMS akan mengalami perubahan fokus bisnis. Saat ini, AMMS bergerak di berbagai sektor, termasuk pertanian, kehutanan, perikanan, konstruksi, perdagangan besar, dan real estate.

Radiant Ruby, sebagai perusahaan investasi yang berbasis di British Virgin Islands, berencana untuk mengubah bisnis AMMS menjadi pengembang produk teknologi berbasis aset digital, serta usaha di bidang aset keuangan digital melalui produk teknologi berbasis aset digital (termasuk representasi/tokenisasi aset).

Radiant Ruby juga mengindikasikan bahwa pengalihan operasi bisnis AMMS dari kegiatan usaha lama ke usaha baru akan dilakukan dalam kurun waktu sekitar enam hingga 12 bulan setelah proses tender offer wajib selesai.

Ringkasan

Penawaran tender (tender offer) oleh pengendali saham baru PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS), Radiant Ruby Company Ltd, kurang diminati investor, dengan hanya 160 saham yang ditawarkan dari target 247.059.302 saham. Periode penawaran tender berlangsung dari 3 Februari hingga 4 Maret 2026 dengan harga Rp 156 per saham, menghasilkan total dana pembayaran tender sebesar Rp 24.960.

Setelah tender offer wajib, kepemilikan saham Radiant Ruby Company Ltd di AMMS menjadi 51%. Radiant Ruby berencana mengubah fokus bisnis AMMS dari berbagai sektor menjadi pengembang produk teknologi berbasis aset digital dan usaha di bidang aset keuangan digital, dengan proses pengalihan bisnis diperkirakan memakan waktu 6-12 bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *