Shoesmart.co.id – Kabar baik bagi investor emas! Harga emas Antam kembali mencetak rekor baru pada perdagangan Kamis (13/11), melonjak signifikan sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.396.000 per gram. Kenaikan harga ini melanjutkan tren positif dibandingkan hari sebelumnya, Rabu (12/11), yang berada di angka Rp 2.367.000 per gram.
Tak hanya harga beli, harga penjualan kembali (buyback) emas Antam juga mengalami peningkatan yang sama, yaitu Rp 29.000, menjadi Rp 2.261.000 per gram. Sebelumnya, harga buyback dipatok sebesar Rp 2.232.000 per gram.
Dengan demikian, masyarakat yang ingin menjual emasnya akan mendapatkan harga Rp 2.261.000 per gram. Bagi Anda yang telah berinvestasi pada emas batangan sejak November 2022, atau sekitar tiga tahun lalu, momen ini adalah waktu yang tepat untuk merealisasikan keuntungan. Pasalnya, pada 26 November 2022, harga emas masih berada di level Rp 936.000 per gram.
Terbitnya Regulasi Industri Bullion Dorong Ekosistem Industri Emas Tumbuh Pesat Di Pemerintahan Prabowo-Gibran
Sebagai gambaran, jika Anda memiliki 5 gram emas yang dibeli dengan harga Rp 4.680.000, saat ini emas tersebut bisa dijual seharga Rp 11.305.000 (sebelum pajak). Artinya, keuntungan yang bisa Anda peroleh dari penjualan 5 gram emas Antam yang dibeli pada tahun 2022 mencapai Rp 6.625.000.
Kenaikan harga emas di dalam negeri ini sejalan dengan pergerakan harga emas dunia. Mengutip Reuters, pada hari Rabu (12/11) atau Kamis (13/11) waktu Indonesia, harga emas dunia naik 2 persen. Pemicunya adalah penurunan imbal hasil Treasury Amerika Serikat (AS) menjelang pemungutan suara DPR untuk membuka kembali pemerintahan. Langkah ini diharapkan dapat menghidupkan kembali rilis data ekonomi dan meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan Desember.
Secara rinci, harga emas spot naik 2 persen menjadi USD 4.208,98 per troy ounce. Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup 2,4 persen lebih tinggi, mencapai USD 4.213,60 per troy ounce.
Menurut alat FedWatch milik CME Group, saat ini para pedagang melihat peluang sebesar 65 persen untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Fed di bulan Desember.
Polisi Dalami Motif di Balik Kasus Penculikan Gaby, Siswi SMA di Tangerang yang Hilang Selama Seminggu
Emas, sebagai aset yang tidak menghasilkan imbal hasil, cenderung menunjukkan kinerja yang baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama masa ketidakpastian ekonomi. Hal ini menjadikannya pilihan investasi yang menarik di tengah kondisi global yang dinamis.
Berikut adalah daftar lengkap harga emas Antam hari ini, Kamis (13/11), dari ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram yang tersedia di BELM – Setiabudi One, Jakarta Selatan:
Harga emas 0,5 gram: Rp 1.248.000
Harga emas 1 gram: Rp 2.396.000
Harga emas 2 gram: Rp 4.742.000
Harga emas 3 gram: Rp 7.095.000
Harga emas 5 gram: Rp 11.795.000
Harga emas 10 gram: Rp 23.510.000
Harga emas 25 gram: Rp 59.610.000
Harga emas 50 gram: Rp 117.055.000
Harga emas 100 gram: Rp 233.960.000
Harga emas 250 gram: Rp 584.590.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.168.900.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.336.600.000
Ringkasan
Harga emas Antam pada hari Kamis (13/11) mencetak rekor baru, naik Rp 29.000 menjadi Rp 2.396.000 per gram. Harga penjualan kembali (buyback) juga mengalami kenaikan yang sama menjadi Rp 2.261.000 per gram. Kenaikan ini memberikan keuntungan signifikan bagi investor yang telah membeli emas sejak November 2022.
Kenaikan harga emas domestik ini dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia yang naik 2 persen akibat penurunan imbal hasil Treasury AS. Emas dianggap sebagai aset yang menarik dalam lingkungan suku bunga rendah dan ketidakpastian ekonomi. Daftar lengkap harga emas Antam dari 0,5 gram hingga 1.000 gram juga tersedia.