Shoesmart.co.id, JAKARTA – Dua emiten, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) dan PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT), serentak mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Meskipun keduanya sama-sama membagikan dividen, terdapat perbedaan signifikan dalam besaran, rasio pembayaran (payout ratio), hingga jadwal pembagian, yang mencerminkan strategi berbeda dalam pengelolaan laba dan upaya menarik minat investor.
PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) telah menetapkan total dividen tunai sebesar Rp 150 miliar, atau setara dengan Rp 80 per saham. Keputusan penting ini merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada tanggal 29 April 2026.
BNGA Segera Tebar Dividen Rp4,06 Triliun, Cek Profil Emiten Perbankan Ini
“Total nilai dividen yang telah disetujui mencapai Rp 150.000.000.000, dengan dividen per saham sebesar Rp 80,” ungkap Corporate Secretary MLPT, Wiriawaty Chandra, pada Senin (4/5/2026).
Jika mengacu pada perolehan laba bersih MLPT di tahun 2025 yang mencapai Rp 336,49 miliar, maka nilai dividen yang dibagikan mencerminkan payout ratio sekitar 44,6%. Ini berarti, hampir separuh dari laba bersih perusahaan dialokasikan untuk dividen bagi para pemegang saham, sementara sisanya ditahan untuk membiayai ekspansi bisnis dan operasional perusahaan. Dengan saldo laba ditahan sebesar Rp 462,42 miliar dan total ekuitas mencapai Rp 761,17 miliar, terlihat bahwa fundamental pendanaan internal MLPT masih tergolong cukup kuat.
Bagi investor yang ingin mendapatkan hak dividen MLPT, penting untuk mencatat jadwal berikut. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi adalah 8 Mei 2026, diikuti dengan tanggal ex dividen pada 11 Mei 2026.
Avian Brands (AVIA) Tebar Dividen Rp1,36 Triliun, Cum Date 17 April 2026
Selanjutnya, cum dividen di pasar tunai jatuh pada 12 Mei 2026, dengan ex dividen sehari setelahnya. Penetapan daftar pemegang saham yang berhak atas dividen (recording date) dilakukan pada 12 Mei 2026, dan pembayaran dividen akan dilaksanakan pada 3 Juni 2026.
Situasi menarik terjadi, pembagian dividen MLPT ini dilakukan di tengah tekanan terhadap harga sahamnya. Hingga penutupan perdagangan pada 4 Mei 2026, harga saham MLPT berada di level Rp 21.075, mengalami penurunan sebesar 2,2% secara harian, dan bahkan telah merosot tajam sebesar 66,23% sejak awal tahun.
MLPT Chart by TradingView
Dalam kondisi ini, dividen yang dibagikan menjadi salah satu faktor penting yang dapat menopang daya tarik saham MLPT bagi para investor, di tengah sentimen pelemahan harga.
Di sisi lain, PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) memilih pendekatan yang berbeda. Emiten ini memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 117,18 miliar, atau Rp 50 per saham, berdasarkan hasil RUPST yang diadakan pada 27 April 2026.
Saham KEJU Tebar Dividen Rp16/Saham, Jangan Terlewat Hari Ini (29/4) Cum Date!
Direktur Utama BOLT, Erwin Wijaya, menjelaskan bahwa total nilai dividen yang telah ditetapkan adalah sebesar Rp 117.187.500.000, dengan dividen per saham mencapai Rp 50.
Dengan laba bersih tahun 2025 sebesar Rp 132,21 miliar, BOLT membagikan sekitar 88,6% dari keuntungannya sebagai dividen. Rasio ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan MLPT, yang mengindikasikan strategi yang lebih agresif dalam mengembalikan keuntungan kepada para pemegang saham. Meskipun demikian, BOLT tetap memiliki saldo laba ditahan yang cukup besar, yaitu Rp 417,08 miliar, serta total ekuitas sebesar Rp 1,05 triliun.
Jadwal pembagian dividen BOLT juga lebih cepat dibandingkan MLPT. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi adalah 5 Mei 2026, dan ex dividen pada 6 Mei 2026. Sementara itu, untuk pasar tunai, cum dividen berlangsung pada 8 Mei 2026 dan ex dividen pada 11 Mei 2026.
Roda Vivatex (RDTX) Tebar Dividen Interim Rp 53,76 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya
Tanggal penetapan daftar pemegang saham yang berhak atas dividen (recording date) adalah 8 Mei 2026, dan pembayaran dividen akan dilakukan pada 26 Mei 2026.
Berbeda dengan MLPT, pergerakan harga saham BOLT cenderung lebih stabil. Pada penutupan perdagangan 4 Mei 2026, harga saham BOLT berada di level Rp 920, mengalami kenaikan sebesar 2,22% secara harian. Namun, secara year-to-date, saham BOLT masih mencatatkan koreksi sebesar 9,8%.
BOLT Chart by TradingView
Secara keseluruhan, perbandingan strategi dividen kedua emiten ini menunjukkan perbedaan yang kontras. MLPT memilih untuk menjaga keseimbangan antara pembagian laba dan penguatan internal perusahaan, sementara BOLT lebih royal dengan membagikan hampir seluruh laba bersihnya kepada investor. Bagi para pelaku pasar, perbedaan ini menjadi pertimbangan penting dalam menilai daya tarik saham kedua perusahaan, baik dari sisi dividend yield maupun prospek pertumbuhan di masa depan.
Ringkasan
Dua emiten, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) dan PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT), mengumumkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025. MLPT menetapkan dividen Rp 80 per saham dengan payout ratio 44,6%, sementara BOLT membagikan Rp 50 per saham dengan payout ratio lebih tinggi, yaitu 88,6%. Tanggal cum dividen MLPT adalah 8 Mei 2026 dan pembayaran pada 3 Juni 2026, sedangkan BOLT lebih cepat dengan cum dividen 5 Mei 2026 dan pembayaran 26 Mei 2026.
Strategi dividen kedua emiten berbeda, MLPT menjaga keseimbangan antara dividen dan penguatan internal, sementara BOLT lebih royal. Di tengah tekanan harga saham MLPT, dividen diharapkan menopang daya tarik bagi investor. Sebaliknya, harga saham BOLT cenderung lebih stabil. Perbedaan ini menjadi pertimbangan bagi investor dalam menilai daya tarik saham keduanya.