Shoesmart.co.id, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa positif dengan mencatatkan reli selama empat hari perdagangan berturut-turut. Momentum kenaikan ini semakin diperkuat dengan sinyal masuknya kembali aliran dana asing ke pasar saham domestik.
Menurut data yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, pada penutupan perdagangan Selasa (14 April 2026), IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,55% atau 41,69 poin, mencapai level 7.500,18.
IHSG Menguat 4 Hari Beruntun, Saham Big Banks Mulai Dibidik Asing, Selasa (14/4)
Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang yang cukup lebar, dengan level terendah di 7.351 dan level tertinggi mencapai 7.527. Aktivitas perdagangan terbilang ramai, tercermin dari total volume transaksi yang mencapai 42,51 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 20,45 triliun.
Secara keseluruhan, pergerakan saham didominasi oleh sentimen positif. Terpantau sebanyak 397 saham mengalami kenaikan harga, sementara 264 saham terkoreksi, dan 156 saham bergerak mendatar.
Aliran dana asing yang kembali masuk ke pasar turut menjadi katalis positif bagi penguatan indeks. Tercatat, investor asing membukukan net buy atau beli bersih sebesar Rp 396,77 miliar di seluruh pasar.
Kombinasi antara penguatan indeks dan kembalinya minat investor asing mengirimkan sinyal positif bagi prospek pasar saham Indonesia dalam jangka pendek. Kondisi ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi dan potensi pertumbuhan perusahaan-perusahaan di dalam negeri.
BBRI Segera Tebar Dividen Jumbo, Danantara Bakal Dapat Berapa?
Di sisi lain, terdapat beberapa saham yang mengalami aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing pada hari Selasa. Berikut adalah daftar 10 saham dengan net sell terbesar:
1. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 213,09 miliar
2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 105,88 miliar
3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 54,36 miliar
4. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 50,2 miliar
5. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 39,03 miliar
6. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 32,05 miliar
7. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 26,93 miliar
8. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) Rp 23,2 miliar
9. PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Rp 15,84 miliar
10. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 13,17 miliar
Ringkasan
IHSG mencatatkan penguatan selama empat hari berturut-turut, didorong oleh kembalinya aliran dana asing. Pada penutupan perdagangan Selasa (14 April 2026), IHSG naik 0,55% mencapai level 7.500,18 dengan volume transaksi yang cukup tinggi. Meskipun terjadi net buy asing secara keseluruhan sebesar Rp 396,77 miliar, terdapat 397 saham naik, 264 saham terkoreksi, dan 156 saham bergerak mendatar.
Namun, di tengah penguatan IHSG dan masuknya dana asing, beberapa saham justru mengalami aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing. Saham-saham tersebut antara lain BRMS, BRPT, ANTM, TPIA, IMPC, TLKM, DSSA, CBDK, COIN, dan AMMN. Aksi jual pada saham-saham ini perlu dicermati meskipun secara umum sentimen pasar positif.