Pemerintah dorong beralih ke motor listrik, Purbaya usul subsidi Rp 5 juta/unit

Pemerintah berencana memberikan stimulus signifikan untuk mendorong adopsi sepeda motor listrik di Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan subsidi pembelian motor listrik sekitar Rp 5 juta per unit, dengan target ambisius untuk tahap awal mencapai 6 juta unit dalam tahun ini.

Angka subsidi serta kuota unit ini merupakan inisiatif awal dari Purbaya yang masih memerlukan koordinasi mendalam. Pembahasan lebih lanjut dijadwalkan bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang untuk mematangkan skema pelaksanaannya.

Dalam konferensi pers di kantor Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK), Jakarta Selatan, pada Jumat (24/4), Purbaya menjelaskan fokus utama usulannya. “Kalau saya mengusulkan untuk yang baru dulu. Itu enam juta penjualan motor. Tetapi tidak semua sekaligus. Kami lihat bertahap, yang baru. Kami coba buat programnya,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa nominal subsidi motor listrik yang diusulkan, yakni “Rp 5 juta per motor, atau lebih,” masih dalam tahap pembahasan awal. Rangkaian koordinasi ini akan berlanjut dari diskusi dengan Airlangga, kemudian ke Agus Gumiwang, sebelum akhirnya diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk persetujuan akhir.

Sebelumnya, arah kebijakan serupa juga telah diungkap oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Beliau menyoroti upaya pemerintah dalam menyiapkan strategi bertahap untuk konversi kendaraan bermotor konvensional menjadi motor listrik, mengingat jumlah sepeda motor berbahan bakar bensin di Indonesia yang fantastis, mencapai sekitar 120 juta unit.

Pada Kamis (5/4), seperti dikutip dari laman Setkab, Bahlil menegaskan komitmen tersebut, “Ada 120 juta motor yang memakai bensin. Kami akan mencoba bertahap untuk melakukan konversi ke motor listrik.” Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program konversi motor ini sebenarnya telah berjalan selama beberapa tahun, dengan rata-rata sekitar 200 ribu unit sepeda motor berhasil diubah dari bensin ke listrik setiap tahun. Ia optimis bahwa akselerasi program ini akan terus meningkat, didukung oleh kemajuan teknologi yang menjadikan biaya konversi motor listrik semakin efisien. “Sekarang kan sudah mulai ada teknologi yang lebih murah, jadi mungkin sekitar Rp 5 juta sampai Rp 6 juta. Jadi semakin ke sini semakin murah,” imbuhnya, mengindikasikan prospek biaya yang semakin terjangkau di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *