Shoesmart.co.id JAKARTA. Upaya pemerintah menahan laju kenaikan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) melalui penempatan dana di perbankan dinilai belum tentu efektif meredam tekanan di pasar obligasi. Seperti diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menginjeksi likuiditas sebesar Rp 100 triliun ke bank Himbara dan Bank DKI. Tambahan dana tersebut, salah satunya diharapkan mampu meredam kenaikan imbal hasil...
Read More »RAAM Rights Issue: 1,36 Miliar Saham untuk Film & Bioskop
Shoesmart.co.id JAKARTA. PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) berencana menambah modal dengan memberi hak memesan efek terlebih dahulu alias rights issue sebanyak 1.362.724.000 saham atau maksimum 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Emiten yang bergerak di bidang perfilman ini mengaku akan menggunakan laporan keuangan per 31 Desember 2025 yang telah diaudit untuk aksi korporasi tersebut. Aksi korporasi ini akan dimintakan restu dari...
Read More »Yield SBN 7%: Risiko Domestik Ancam Investasi?
Shoesmart.co.id JAKARTA. Pergerakan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) masih bertahan di level tinggi. Padahal, bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), menahan suku bunga acuannya pada kisaran 3,5%–3,75% pada Maret 2026. Belakangan yield SBN memang cenderung menanjak naik. Di awal tahun pada 2 Januari 2026, yield SBN tenor 10 tahun berada di level 6,04%. Kini per 25 Maret 2026, yield SBN 10 tahun berada di level 6,84% atau...
Read More »IHSG Melemah 30 Maret: Analisis dan Faktor Pemicu
Shoesmart.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 67,034 poin atau 0,94% ke 7.097,05 pada akhir perdagangan Jumat (27/3/2026). Dalam sepekan terakhir, IHSG melemah 0,56%. Analis sekaligus VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Aud, memprediksi IHSG pada awal pekan depan atau Senin (30/3/2026) bergerak mixed cenderung melemah dalam rentang level support 6.938 dan resistance 7.260. Indikator MACD...
Read More »Yield SBN 7%: Peluang Capital Inflow Tergantung Sentimen Pasar?
Shoesmart.co.id JAKARTA. Prospek pasar Surat Berharga Negara (SBN) dinilai masih cukup terbuka sepanjang 2026, meskipun imbal hasil (yield) saat ini masih bertahan di level relatif tinggi. Belakangan yield SBN memang cenderung menanjak naik. Di awal tahun pada 2 Januari 2026, yield SBN tenor 10 tahun berada di level 6,04%. Kini per 25 Maret 2026, yield SBN 10 tahun sudah berada di level 6,84% atau mendekati 7%. Melihat kondisi ini Ekonom Center...
Read More »SBN 2026: Peluang Investasi Menarik, Investor Asing Makin Hati-Hati
Shoesmart.co.id JAKARTA. Prospek pasar Surat Berharga Negara (SBN) pada 2026 dinilai masih terbuka bagi aliran dana asing (capital inflow), meskipun imbal hasil (yield) saat ini masih bertahan di level tinggi. Belakangan yield SBN memang cenderung menanjak naik. Di awal tahun pada 2 Januari 2026, yield SBN tenor 10 tahun berada di level 6,04%. Kini per 25 Maret 2026, yield SBN 10 tahun berada di level 6,84% atau mendekati 7%. Ekonom Universitas...
Read More »Geopolitik Memanas: Konversi Motor Listrik Kembali Jadi Sorotan?
Shoesmart.co.id – JAKARTA. Tensi geopolitik yang memanas antara Amerika Serikat - Israel dengan Iran membuat rencana konversi motor listrik kembali muncul dan meningkatkan prospek permintaan kendaraan listrik. Hal ini untuk mengantisipasi gangguan pasokan minyak mentah karena perang tersebut. Aurelia Barus, Analis Indo Premier Sekuritas menyebut rencana pemerintah untuk mempercepat elektrifikasi kendaraan roda dua dengan membentuk gugus tugas....
Read More »Saham Otomotif: Peluang di Tengah Daya Beli yang Menurun?
Shoesmart.co.id – JAKARTA. Penjualan mobil nasional menurun pada tahun 2025. Tantangan daya beli hingga kehadiran mobil listrik menjadi sejumlah faktor yang menentukan kinerja emiten sektor otomotif pada tahun 2026. Sejumlah analis memberikan rekomendasi saham emiten otomotif. Simak ulasan lengkap rekomendasi saham sektor otomotif. 1. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) AUTO mengantongi laba bersih senilai Rp 2,20 triliun pada tahun 2025, naik 8,37%...
Read More »INKP Bukukan Laba Meski Pendapatan Turun: Analis Ungkap Strateginya!
Shoesmart.co.id JAKARTA. Laba PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) sepanjang tahun 2025 tumbuh tipis sebesar 0,31% secara year on year (yoy) menjadi Rp 7,57 triliun. Sementara pendapatan INKP justru turun 0,77% secara yoy menjadi Rp 53,02 triliun. Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menilai kinerja INKP pada 2025 masih sejalan dengan ekspektasinya. “Pertumbuhan laba di tengah penurunan pendapatan menunjukkan keberhasilan manajemen...
Read More »Saham Blue Chip: Risiko Tersembunyi yang Wajib Anda Ketahui!
Saham-saham raksasa teknologi seperti Apple, Microsoft, Nvidia, dan Google hampir selalu mendominasi pemberitaan pasar saham. Popularitasnya membuat banyak investor tertarik untuk menempatkan sebagian besar dana mereka pada perusahaan-perusahaan terkenal tersebut. Namun, di balik reputasi dan performa yang sering mengesankan, kepemilikan saham-saha...
Read More »