Kerja Sama Moneter: BI dan Bank Negara Malaysia Makin Erat!

Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Malaysia (BNM) kini semakin erat! Kedua bank sentral secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (NK) yang ambisius untuk memperkokoh kerja sama bilateral. Langkah strategis ini menjanjikan kolaborasi yang lebih mendalam di berbagai sektor krusial kebanksentralan, mulai dari jurus-jurus kebijakan moneter hingga akselerasi digitalisasi sistem pembayaran.

Lebih dari sekadar jabat tangan formal, nota kesepahaman ini adalah deklarasi niat untuk bersinergi lebih kuat. Stabilitas keuangan dan kebijakan makroprudensial akan menjadi fokus utama, diikuti pengembangan sektor keuangan yang inovatif, pertukaran informasi yang vital, serta program pengembangan kapasitas yang komprehensif. Bahkan, cakupan kerja sama ini akan terus diperluas ke area-area lain yang disepakati bersama, menunjukkan komitmen jangka panjang dari kedua belah pihak.

Dato’ Abdul Rasheed Ghaffour, Gubernur Bank Negara Malaysia, menegaskan bahwa penandatanganan NK ini merupakan wujud nyata penguatan hubungan yang telah terjalin lama antara kedua bank sentral. “Nota Kesepahaman ini menegaskan kembali kemitraan jangka panjang antara BNM dan BI. Ini adalah komitmen bersama kami untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang perbankan sentral yang sudah ada, dan merambah ke bidang-bidang baru yang menjadi kepentingan bersama,” ungkap Abdul Rasheed dalam keterangan resminya, Senin (11/5).

Senada dengan pandangan tersebut, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, melihat nota kesepahaman ini sebagai langkah krusial dalam mempererat hubungan kelembagaan kedua bank sentral, terutama di tengah gejolak situasi global yang penuh tantangan. “NK ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat hubungan jangka panjang antara BI dan BNM. Lebih dari sekadar komitmen simbolis, ini adalah bukti semangat yang berkelanjutan untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan memperdalam kerja sama bilateral, terutama di lanskap geopolitik yang menantang saat ini,” kata Perry Warjiyo.

Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan koordinasi antara kedua bank sentral semakin solid dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sistem keuangan di Indonesia dan Malaysia. Lebih jauh lagi, penandatanganan NK ini menjadi fondasi yang kokoh bagi kemitraan yang lebih erat dan berkelanjutan antara kedua negara di sektor kebanksentralan, menciptakan sinergi positif untuk menghadapi tantangan global bersama.

Ringkasan

Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Malaysia (BNM) mempererat kerja sama bilateral melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (NK). Kesepakatan ini bertujuan untuk memperdalam kolaborasi di berbagai sektor kebanksentralan, termasuk kebijakan moneter, digitalisasi sistem pembayaran, dan stabilitas keuangan.

Nota Kesepahaman ini mencakup fokus pada kebijakan makroprudensial, pengembangan sektor keuangan inovatif, pertukaran informasi, dan program pengembangan kapasitas. Gubernur kedua bank sentral menekankan bahwa NK ini merupakan komitmen untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan memperdalam kerja sama bilateral dalam menghadapi tantangan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *