IHSG turun 0,59% ke 7.549 sesi I, top losers LQ45: DSSA, BREN & BBRI, Selasa (21/4)

Shoesmart.co.id JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukkan pelemahan, bertahan di zona merah pada sesi pertama perdagangan hari ini setelah dibuka dengan tren negatif.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun via RTI, IHSG terpantau melemah 0,59% dan ditutup pada level 7.549,40 di sesi I, Selasa (21/4/2026). Penurunan indeks ini didorong oleh tekanan signifikan dari sejumlah sektor kunci.

Tiga sektor utama yang menjadi pemberat IHSG adalah sektor energi yang terkoreksi 0,87%, sektor infrastruktur yang turut melemah 0,77%, serta sektor kesehatan dengan penurunan tipis 0,04%. Koreksi di sektor-sektor ini turut mempengaruhi pergerakan pasar secara keseluruhan.

Di sisi lain, beberapa sektor justru berhasil menunjukkan kinerja positif dan memberikan dukungan bagi pasar saham. Sektor barang baku memimpin penguatan dengan kenaikan impresif 2,58%, diikuti oleh sektor transportasi yang melaju 1,97%. Selanjutnya, sektor barang konsumen non-primer bertumbuh 1,53%, dan sektor teknologi juga turut mencatatkan kenaikan sebesar 0,90%.

Aktivitas perdagangan saham di BEI pada siang hari ini cukup ramai, dengan total volume perdagangan mencapai 24,29 miliar saham. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 9,81 triliun. Lebih rinci, 298 saham mengalami pelemahan yang menjadi beban IHSG, sementara 356 saham berhasil menguat, dan 160 saham lainnya berada dalam posisi stagnan.

IHSG Turun 0,16% ke 7.621 Sesi I, Top Losers LQ45: BRPT, SCMA & AMRT, Senin (20/4)

Berikut adalah daftar saham yang masuk kategori top losers di indeks LQ45 pada perdagangan sesi pertama, Selasa (21/4/2026):

1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) terkoreksi 13,15% ke Rp 2.840 per saham

2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) anjlok 7,20% ke Rp 6.125 per saham

3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 4,94% mencapai Rp 3.270 per saham

IHSG Melemah 0,52% ke 7.594 pada Senin (20/4), AMRT, SCMA, BRPT Jadi Top Losers LQ45

Sementara itu, beberapa saham di indeks LQ45 mampu mencatatkan kenaikan signifikan dan menjadi top gainers pada periode yang sama:

1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melonjak 9,35% ke Rp 2.340 per saham

2. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menguat 3,98% menjadi Rp 1.305 per saham

3. PT GoTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik 3,77% mencapai Rp 55 per saham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *