Harga Emas Naik Turun: Peluang Investasi Menguntungkan?

Shoesmart.co.id – JAKARTA. Harga emas menunjukkan dinamika yang menarik sejak awal tahun 2026. Meskipun demikian, logam mulia ini tetap menjadi pilihan investasi yang populer di kalangan investor.

Berdasarkan data dari Trading Economics, harga emas dunia pada 2 Januari berada di kisaran US$ 4.300 per troy ons. Sempat melonjak hingga menyentuh US$ 5.400 per troy ons pada 28 Januari, harga kemudian terkoreksi ke level US$ 4.400 per troy ons pada 23 Maret 2026. Pada 16 April 2026, harga kembali menguat ke sekitar US$ 4.800 per troy ons. Fluktuasi harga emas ini mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi berbagai faktor.

Chikita Rosemarie, Public Relation Manager PT Central Mega Kencana (CMK), perusahaan yang menaungi merek-merek perhiasan terkemuka seperti The Palace, Frank & co, Mondial, dan Laku Emas, mengungkapkan bahwa permintaan terhadap emas dan perhiasan berlian tetap stabil di tengah isu geopolitik global. Masyarakat tetap antusias untuk membeli dan menyimpan aset dalam bentuk emas, baik emas digital maupun emas fisik.

Pendapatan dan Laba Bersih MSIN Kompak Tumbuh Double Digit di 2025

“Dalam situasi geopolitik global yang tidak pasti, masyarakat cenderung mencari cara untuk melindungi aset mereka. Mengonversi aset ke dalam bentuk emas, perhiasan, atau emas digital menjadi pilihan yang konsisten, bahkan cenderung meningkat,” jelas Chikita kepada Kontan, Kamis (16/4/2026).

Chikita mencontohkan, penjualan emas di The Palace mengalami peningkatan pada kuartal I-2026. Meskipun tidak menyebutkan angka pasti, ia menegaskan bahwa peningkatan tersebut sesuai dengan target penjualan yang telah ditetapkan perusahaan.

“Kami terus berupaya agar produk kami mudah diakses oleh masyarakat, sehingga dapat menjadi jembatan bagi mereka untuk memiliki dan melakukan diversifikasi aset,” imbuh Chikita.

Lebih lanjut, Chikita mengumumkan program Semarak Pengundian Nasional The Palace 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan. Program ini menawarkan hadiah menarik berupa perhiasan emas dan berlian, hingga sepeda motor. Inisiatif ini juga bertujuan untuk memperluas akses masyarakat terhadap perhiasan sekaligus memberikan nilai tambah dalam setiap kunjungan ke gerai The Palace.

Selain emas fisik, popularitas emas digital juga terus meningkat. Hal ini tercermin dari data perdagangan Pasar Fisik Emas Secara Digital di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI).

Data ICDX menunjukkan total transaksi selama kuartal I-2026 mencapai 30.921.382 gram, melonjak 246% dibandingkan periode yang sama pada kuartal I-2025 yang mencatatkan total transaksi sebesar 8.941.108 gram.

Direktur ICDX, Nursalam, menyatakan bahwa pertumbuhan transaksi yang signifikan ini mengindikasikan peningkatan minat masyarakat terhadap perdagangan pasar fisik emas secara digital di Bursa Berjangka. Meski demikian, ICDX tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap berbagai penawaran perdagangan emas digital yang beredar di media sosial.

ICDX akan terus berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk regulator dalam hal ini Bappebti, untuk meningkatkan transaksi dan memasyarakatkan ekosistem perdagangan emas digital.

“Melihat tren positif di kuartal I tahun 2026 ini, kami optimis bahwa transaksi akan terus tumbuh positif hingga akhir tahun,” pungkas Nursalam.

Dua Saham akan Cum Date Dividen Hari Ini (15/4), Yield 4x Bunga Deposito Bank

Ringkasan

Harga emas menunjukkan fluktuasi menarik sejak awal tahun 2026, dengan data Trading Economics mencatat pergerakan harga antara US$ 4.300 hingga US$ 5.400 per troy ons. Meskipun bergejolak, emas tetap menjadi aset investasi populer. Permintaan emas dan perhiasan berlian stabil di tengah isu geopolitik global, menurut PT Central Mega Kencana (CMK), dan penjualan emas di The Palace meningkat pada kuartal I-2026.

Selain emas fisik, emas digital juga semakin diminati, terlihat dari lonjakan transaksi di Pasar Fisik Emas Secara Digital ICDX sebesar 246% pada kuartal I-2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. ICDX optimis transaksi akan terus bertumbuh positif hingga akhir tahun dan mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penawaran perdagangan emas digital yang beredar di media sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *