EMTK Bagi Dividen Interim Rp305 Miliar: Jadwal & Cara Mendapatkannya

Shoesmart.co.id , JAKARTA — PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK), atau yang lebih dikenal dengan Emtek, kembali menunjukkan komitmennya kepada para pemegang saham. Perusahaan konglomerasi media ini mengumumkan akan segera mendistribusikan dividen interim tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp305,73 miliar, yang setara dengan Rp5 per saham kepada para investornya.

Keputusan penting mengenai pembagian dividen ini disampaikan oleh Corporate Secretary EMTK, Titi Maria Rusli. Ia menjelaskan bahwa penetapan dividen interim tersebut telah melalui persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris perseroan pada 7 November 2025. Dana yang digunakan untuk pembagian dividen interim ini bersumber langsung dari laba bersih yang berhasil dicetak perusahaan sepanjang kuartal III/2025. “Perseroan akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp305,73 miliar atau setara Rp5 per lembar kepada para pemegang saham perseroan,” tegas Titi dalam keterbukaan informasi, Selasa (11/11/2025).

Para investor saham EMTK diharapkan mencermati jadwal krusial terkait pembagian dividen ini. Periode akhir perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 19 November 2025. Sementara itu, tanggal perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan negosiasi akan jatuh pada 20 November 2025. Informasi ini penting bagi investor yang ingin memastikan kepemilikan hak dividennya.

Selanjutnya, bagi transaksi di pasar tunai, tanggal cum dividen akan berlaku pada 21 November 2025, diikuti dengan ex dividen di pasar tunai pada 24 November 2025. Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen, atau recording date, telah ditetapkan pada 21 November 2025. Puncak dari proses ini adalah tanggal pembayaran dividen interim EMTK yang akan dilakukan pada 11 Desember 2025. “Tanggal pembayaran dividen interim EMTK pada 11 Desember 2025,” imbuh Titi.

Sebagai informasi tambahan bagi investor yang memantau pergerakan saham Emtek, beberapa berita terkait sebelumnya patut disimak:

: Anthoni Salim Pegang 5,51 Miliar Saham Emtek (EMTK)

: : Saham BUMI, EMTK, NCKL Tancap Gas Imbas Rebalancing Indeks LQ45

: : Rebalancing LQ45: Saham BUMI, DSSA, EMTK, HEAL, NCKL Jadi Konstituen Baru

Titi juga menegaskan bahwa seluruh jadwal pelaksanaan dan tata cara pembayaran dividen interim ini telah dikoordinasikan secara cermat dengan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Biro Administrasi Efek perseroan. Hal ini untuk memastikan kelancaran dan transparansi proses pembagian dividen. Perseroan juga memberikan jaminan bahwa pembagian dividen interim tahun buku 2025 ini tidak akan sedikit pun memengaruhi kelangsungan usaha PT Elang Mahkota Teknologi Tbk..

Kepercayaan diri Emtek dalam membagikan dividen interim ini didukung oleh kinerja keuangan yang solid. Sepanjang kuartal III/2025, emiten media milik keluarga Sariaatmadja ini berhasil membukukan laba bersih yang signifikan, mencapai Rp6,43 triliun. Selain itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp15,03 triliun. Hingga akhir September 2025, total ekuitas EMTK juga menunjukkan kekuatan finansial perusahaan dengan nilai mencapai Rp54,50 triliun, mencerminkan posisi keuangan yang stabil dan kuat.

Elang Mahkota Teknologi Tbk. – TradingView

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Ringkasan

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp305,73 miliar atau Rp5 per saham. Keputusan ini telah disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris, dan dana berasal dari laba bersih kuartal III/2025. Jadwal penting termasuk cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 19 November 2025, dan pembayaran dividen pada 11 Desember 2025.

Kinerja keuangan EMTK yang solid mendukung pembagian dividen ini. Pada kuartal III/2025, laba bersih mencapai Rp6,43 triliun, dengan saldo laba ditahan sebesar Rp15,03 triliun dan total ekuitas sebesar Rp54,50 triliun. Perusahaan memastikan pembagian dividen ini tidak akan mengganggu kelangsungan usaha dan telah berkoordinasi dengan BEI, KSEI, dan Biro Administrasi Efek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *