Shoesmart.co.id JAKARTA. Tren pelemahan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berpotensi membawa dampak yang beragam bagi emiten-emiten di berbagai sektor. Pihak emiten pun mesti menyiapkan mitigasi agar koreksi rupiah tidak menjadi beban bagi kinerja di kemudian hari. Sebagaimana diketahui, kurs rupiah di pasar spot berada di level Rp 18.655 per dolar AS pada perdagangan Rabu (14/1/2026), atau menguat 0,07% setelah sempat menyentuh...
Read More »Finance
EXCL Pasca Merger: Analis Ungkap Prospek Saham & Rekomendasi
Shoesmart.co.id – JAKARTA. Prospek saham XLSmart Telecom Sejahtera (EXCL) membuat pandangan berbeda usai proses integrasi pasca merger PT XL Axiata Tbk dengan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN). Di satu sisi, EXCL dibayangi risiko penurunan pangsa pasar dan tantangan persaingan, namun di sisi lain efisiensi operasional serta realisasi sinergi merger dinilai berpotensi menjadi katalis pemulihan kinerja pada 2026. EXCL saat ini tengah berhadapan dengan...
Read More »SIDO Jajaki Investor Baru, Siap Lepas Sebagian Saham?
Shoesmart.co.id JAKARTA. Pemilik PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO), perusahaan jamu terbesar di Indonesia tengah mempertimbangkan sejumlah opsi strategis, termasuk divestasi sebagian kepemilikan saham. "Keluarga Hidayat, yang menguasai sekitar 78% saham Sido Muncul melalui PT Hotel Candi Baru, terbuka untuk menggandeng investor strategis guna membawa bisnis perusahaan ke level yang lebih tinggi," ujar Komisaris SIDO Venancia Sri...
Read More »Saham Big Banks Hari Ini: BBNI Unggul, BBCA Tertekan?
Shoesmart.co.id JAKARTA. Kinerja saham emiten perbankan besar (big banks) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada penutupan perdagangan Rabu (14/1) hingga pukul 16.00 WIB. Saham Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) ditutup menguat, sementara Bank Central Asia Tbk. (BBCA) melemah. Adapun saham Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) bergerak stagnan. Kenaikan harga...
Read More »Reksa Dana Saham untuk Pemula: Aman? Cara Pilih? Panduan Lengkap!
Shoesmart.co.id Investasi reksa dana terus menjadi instrumen favorit bagi investor di Indonesia karena kemudahannya dan variasi produk yang ditawarkan. Namun, memilih produk investasi tidak boleh dilakukan secara sembarang tanpa mempertimbangkan aspek risiko dan tujuan keuangan. Pemahaman mendalam mengenai karakter instrumen sangat diperlukan agar investor tidak terjebak dalam kerugian yang tidak diinginkan. Baca Juga: Analisis Fundamental: Kunci...
Read More »Aura AI & Terminal Pro: Revolusi Beli Saham di 2026?
Pada 2026, trading saham beralih ke strategi taktis dengan AI. Pluang, platform trading terlengkap, menawarkan 2.000+ aset, biaya efisien, dan teknologi AI untuk trader profesional.
Read More »BMRI Bagi Dividen Interim Rp9,3 Triliun: Cek Rekeningmu Sekarang!
Bank Mandiri (BMRI) membagikan dividen interim Rp9,3 triliun pada 14 Januari 2026.
Read More »Primadona Asia 2026: Peluang Investasi di Pasar Modal Indonesia
Shoesmart.co.id JAKARTA. Indonesia kembali menempati posisi atas dalam peta proyeksi pasar saham Asia. HSBC menempatkan Indonesia di kategori Overweight dengan potensi kenaikan indeks sebesar 12,9% pada 2026, menjadikannya salah satu pasar paling menarik di kawasan. Posisi ini menempatkan Indonesia di bawah China yang diproyeksikan naik 19,6% dan Hong Kong yang berpotensi tumbuh lebih dari 14%, namun jauh mengungguli negara tetangga seperti...
Read More »Sampoerna Agro Jadi Prime Agri Resources: Dampak Akuisisi?
Shoesmart.co.id JAKARTA. Emiten sawit PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) kini berganti nama menjadi PT Prime Agri Resources. Asal tahu saja, melalui Twinwood Family Holdings Limited, Grup Sampoerna telah menjual seluruh kepemilikan saham mereka pada SGRO yang totalnya 1,19 miliar saham atau 65,72%. Twinwood Family melepas SGRO kepada AGPA Pte. Ltd., anak perusahaan POSCO International Corporation (POSCO International). Nilai total pengambilalihan...
Read More »Bitcoin Meroket: Analis Prediksi Harga Tembus US$100.000!
Shoesmart.co.id Harga Bitcoin berpeluang kembali menembus level psikologis US$100.000 setelah reli kuat menembus area US$95.000. Para analis menilai penguatan terbaru ini didorong oleh lonjakan pembelian di pasar spot, bukan sekadar spekulasi derivatif. Analis kripto Will Clemente menyebut reli Bitcoin kali ini dipimpin oleh aksi beli spot. “Sepertinya reli Bitcoin ini benar-benar dipimpin oleh pembelian spot,” ujar Clemente melalui akun X...
Read More »