
Shoesmart.co.id, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) secara resmi telah menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang sahamnya. Pembayaran dividen ini mencapai Rp100 per saham, dengan total nilai mencapai kisaran Rp9,3 triliun, yang dilakukan pada hari ini, Rabu (14/1/2026).
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menegaskan bahwa keputusan untuk menyalurkan dividen interim ini telah melalui pertimbangan cermat, dengan memperhitungkan kondisi permodalan perseroan yang solid serta likuiditas yang memadai. Dalam keterangannya, Riduan menyampaikan, “Pembagian dividen interim ini menjadi bukti konsistensi Bank Mandiri dalam memberikan nilai optimal bagi para pemegang saham, sejalan dengan pengelolaan kinerja dan fundamental perseroan yang tetap solid.”
: Bank Mandiri (BMRI) Salurkan KUR Rp40,99 Triliun sepanjang 2025
Bank Mandiri (Persero) Tbk. – TradingView
Riduan lebih lanjut menjelaskan bahwa pembagian dividen interim ini didukung penuh oleh kinerja keuangan perusahaan yang sangat solid hingga akhir November 2025. Hal ini terutama tercermin dari fungsi intermediasi perbankan Bank Mandiri yang berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan di atas rata-rata industri.
Kinerja positif tersebut secara spesifik ditopang oleh pertumbuhan berkelanjutan fungsi intermediasi hingga akhir November 2025. Tercatat, secara bank only, BMRI telah berhasil menyalurkan kredit senilai Rp1.452 triliun. Angka ini tidak hanya menunjukkan kekuatan finansial perseroan, tetapi juga menegaskan komitmen Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
: : Bank Mandiri (BMRI) Alihkan 485,3 Juta Saham Seri B ke BP BUMN
Tidak hanya dari sisi penyaluran kredit, kekuatan finansial Bank Mandiri juga terlihat dari sisi pendanaan. Bank dengan ciri khas logo pita emas tersebut berhasil membukukan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang solid sebanyak Rp1.584 triliun. Bersamaan dengan itu, rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) perseroan tetap terjaga di kisaran 91%. Angka ini merupakan indikator kuat yang mencerminkan kondisi likuiditas yang sehat dan ketersediaan ruang ekspansi yang memadai untuk pertumbuhan bisnis lebih lanjut.
Lebih lanjut, per November 2025, total aset bank only Bank Mandiri telah mencapai angka impresif Rp2.120 triliun. Pencapaian ini menegaskan ketahanan fundamental dan model bisnis perseroan dalam menopang pertumbuhan jangka menengah, bahkan di tengah lanskap ekonomi global yang dinamis dan penyesuaian kebijakan moneter yang terus berlangsung.
: : Suku Bunga Deposito BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Januari 2026
Menatap masa depan, Riduan menyampaikan komitmen perseroan untuk terus menjaga konsistensi kinerja Bank Mandiri sekaligus memperkuat kontribusinya bagi perekonomian nasional. Upaya ini akan diwujudkan melalui sinergi ekosistem Mandiri Group dan akselerasi di berbagai sektor usaha. “Sehingga kinerja Bank Mandiri tetap unggul dan bertumbuh secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Ringkasan
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) telah menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada pemegang sahamnya pada 14 Januari 2026. Pembayaran ini sebesar Rp100 per saham, dengan total nilai mencapai sekitar Rp9,3 triliun. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan kondisi permodalan yang solid dan likuiditas yang memadai, sebagai bukti konsistensi Bank Mandiri dalam memberikan nilai optimal bagi pemegang saham.
Penyaluran dividen interim tersebut didukung oleh kinerja keuangan perusahaan yang sangat solid hingga November 2025. Bank Mandiri mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp1.452 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp1.584 triliun, dengan rasio LDR yang terjaga di 91%. Total aset Bank Mandiri (bank only) juga mencapai Rp2.120 triliun, menegaskan ketahanan fundamental dan komitmennya dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.