Dividen Gede! Saham Bank Ini

Jakarta, Shoesmart.co.id – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) mengumumkan kabar gembira bagi para pemegang sahamnya. Perseroan berencana membagikan dividen dengan total nilai lebih dari Rp 500 miliar dari tahun buku 2025. Pengumuman ini tentu menjadi angin segar, mengingat harga saham BNII saat ini berada di kisaran Rp 200-an.

Keputusan mengenai pembagian dividen ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada tahun 2026. Selain kabar dividen, RUPST tersebut juga menyetujui perubahan signifikan dalam susunan komisaris dan direksi perusahaan.

Salah satu perubahan penting adalah pengangkatan Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Presiden Komisaris Maybank Indonesia. Selain itu, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli dan Dr. Hasnita Dato’ Hashim juga ditunjuk sebagai Komisaris, serta Mariana Husin menduduki posisi Direktur.

Perubahan susunan manajemen ini merupakan langkah strategis untuk menggantikan Edwin Gerungan (Komisaris) dan Ricky Antariksa (Direktur) yang telah menyelesaikan masa jabatannya.

Menurut Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, perombakan ini bertujuan untuk memperkuat strategi pertumbuhan berkelanjutan perusahaan. Dengan susunan manajemen yang baru, Maybank Indonesia diharapkan dapat terus meningkatkan kinerja dan daya saingnya di industri perbankan.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi Maybank Indonesia sebagai mitra keuangan regional, sejalan dengan peran strategis Indonesia sebagai salah satu home market Maybank Group,” ujar Steffano dalam keterangan resminya, Jumat (17/4/2026).

Lebih lanjut, Steffano menambahkan bahwa perseroan akan terus mengoptimalkan jaringan global serta kapabilitas internasional yang dipadukan dengan pemahaman mendalam tentang pasar lokal. Hal ini dilakukan untuk mendorong pertumbuhan sektor keuangan nasional secara keseluruhan.

Dividen yang Lebih Besar dari Tahun Lalu

Keputusan pembagian dividen ini semakin menarik perhatian karena nilainya yang cukup besar. Selain perubahan manajemen, RUPST 2026 juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 580,07 miliar, atau setara dengan Rp 7,61 per saham.

Jumlah dividen yang dibagikan setara dengan 35% dari laba bersih tahun buku 2025, yang mencapai Rp 1,65 triliun. Sementara itu, sisa laba sebesar Rp 1,07 triliun atau 65% akan dialokasikan sebagai laba ditahan. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat permodalan dan mendukung ekspansi bisnis perusahaan di masa depan.

Menanggapi pengumuman ini, pada perdagangan Jumat, 17 April 2026, harga saham BNII ditutup di level 212, mengalami kenaikan 2 poin atau 0,95% dibandingkan hari sebelumnya. Hal ini menunjukkan respons positif dari pasar terhadap keputusan perusahaan.

Susunan Lengkap Pengurus Maybank Indonesia:

Komisaris:
– Presiden Komisaris: Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid
– Komisaris: Dato’ Sri Khairussaleh Ramli
– Komisaris: Datuk Lim Hong Tat
– Komisaris Independen: Hendar
– Komisaris Independen: Putut Eko Bayuseno
– Komisaris Independen: Marina R. Tusin
– Komisaris Independen: Daniel James Rompas
– Komisaris: Dr. Hasnita Dato’ Hashim

Direksi:
– Presiden Direktur: Steffano Ridwan
– Direktur: Irvandi Ferizal
– Direktur: Effendi
– Direktur: Widya Permana
– Direktur: Bambang Andri Irawan
– Direktur: Shaiful Adhli Yazid
– Direktur: Yessika Effendi
– Direktur: Romy Hardiansyah
– Direktur: Bianto Surodjo
– Direktur: Mariana Husin

Dewan Pengawas Syariah:
– Ketua: M. Sa’ad Ih
– Anggota: Sodikun
– Anggota: Ahmad Satori

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/04/18/141300826/rupst-maybank-indonesia-bnii-setujui-bagi-dividen-tunai-rp-580-miliar.

Ringkasan

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 580,07 miliar atau Rp 7,61 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2026, di mana nilai dividen tersebut setara dengan 35% dari laba bersih perusahaan yang mencapai Rp 1,65 triliun.

Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui perubahan dalam susunan komisaris dan direksi perusahaan. Perubahan ini bertujuan untuk memperkuat strategi pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan kinerja serta daya saing Maybank Indonesia di industri perbankan. Pasar merespons positif pengumuman ini, terlihat dari kenaikan harga saham BNII pada perdagangan hari itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *