Shoesmart.co.id JAKARTA. Kondisi likuiditas valuta asing (valas) perbankan terlihat semakin mengetat. Hal ini sejalan dengan laju pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) valas yang semakin tertekan. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), DPK valas per Juni 2025 hanya tumbuh 1,6% secara tahunan menjadi 1.342,5 triliun. Pertumbuhan ini lebih kecil dari capaian di bulan sebelumnya yang tumbuh 1,8%. Adapun kredit valas perbankan tumbuh 5,02% menjadi Rp...
Read More »Finance
Danamon Harap Pemangkasan BI Rate Berdampak pada Pelonggaran Likuiditas Valas
Shoesmart.co.id JAKARTA. PT Bank Danamon Indonesia menilai pemangkasan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) ke level 4,75% diperkirakan akan memperlonggar likuiditas valas. Transmisi pelonggaran moneter ini sudah terlihat dari penurunan imbal hasil SUVBI dan SVBI tenor 3 bulan, yang sebelumnya sempat berada di atas 4,3% hingga Agustus 2025 dan kini turun ke 4,07%. Sejalan dengan itu, volume lelang kedua instrumen juga menyusut pada September 2025...
Read More »Indofarma (INAF) Jalani Restrukturisasi Bisnis, Kinerja Masih Tertekan
Shoesmart.co.id JAKARTA. PT Indofarma Tbk (INAF) tengah menjalani restrukturisasi keuangan dan bisnis setelah mendapat homologasi dari pengadilan dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada 15 Agustus 2024. Direktur Utama Indofarma, Sahat Sihombing, menjelaskan restrukturisasi difokuskan pada dua hal utama. Pertama, penyelesaian kewajiban pasca PKPU untuk menyehatkan arus kas dan neraca keuangan. Kedua, reorientasi bisnis agar...
Read More »Eks Dirut KAI Sebut Kereta Cepat Whoosh Jadi Penyebab Laba Stagnan
Mantan Dirut KAI Didiek Hartantyo mengatakan kereta cepat atau Whoosh menjadi salah satu faktor laba stagnan.
Read More »Strategi Buffett: Untung Besar Saat Harga Saham Anjlok!
Shoesmart.co.id Pasar saham yang sedang merosot sering membuat investor panik dan tergoda untuk menjual aset mereka. Rasa takut kehilangan modal dalam kondisi penuh ketidakpastian memang wajar muncul. Namun, bagi Warren Buffett, penurunan pasar bukanlah alasan untuk lari, melainkan peluang emas. Dikutip dari Yahoo Finance Buffett menegaskan bahwa momen inilah yang bisa dimanfaatkan untuk membeli saham perusahaan berkualitas dengan harga lebih...
Read More »IMPC Kantongi Rp 486 M! 3 Investor Kakap Masuk via Private Placement
Shoesmart.co.id JAKARTA. Emiten produsen atap merek Alderon, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menambah amunisi modal segar senilai Rp 486 miliar lewat aksi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Dari aksi ini, tiga investor baru resmi masuk ke jajaran pemegang saham IMPC. Baca Juga: Impack Pratama Industri (IMPC) Keluar dari Papan Pemantauan Khusus Mulai Kamis (4/9) Tiga investor masuk...
Read More »Suku Bunga Turun? Ini Rekomendasi Saham BBRI, BBNI, BBTN, BMRI!
Shoesmart.co.id JAKARTA. Saham perbankan dinilai masih prospektif setelah langkah Kementerian Keuangan mengguyur likuiditas ke bank Himbara, dan didukung upaya Bank Indonesia (BI) yang kembali memangkas suku bunga acuan. Para analis pun memberikan rekomendasi sejumlah saham emiten perbankan. Cek ulasan lengkap rekomendasi saham sektor perbankan: 1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) BBRI masih menunggu aturan teknis dari Kemenkeu sebelum...
Read More »IHSG Sideways? Intip Rekomendasi Saham Analis untuk Senin Ini!
Shoesmart.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound pada akhir perdagangan Jumat (19/9/2025). Di mana, IHSG ditutup menguat 0,53% atau 42,68 poin ke level 8.051,12. Alhasil, IHSG telah mengakumulasi kenaikan 2,51% di pekan ini. Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan IHSG cenderung bergerak dua arah dalam kisaran sempit sepanjang perdagangan Jumat (19/9) lalu, sebelum akhirnya menguat lebih tinggi...
Read More »Himbara Kebanjiran Dana: Peluang Investasi Saham Bank Terbaik?
Shoesmart.co.id JAKARTA. Langkah Menteri Keuangan mengucurkan dana sebesar Rp 200 triliun menjadi pedang bermata dua bagi saham di sektor perbankan, terutama bank-bank emiten Danantara. Diketahui, untuk memperkuat likuiditas perbankan, Menkeu Purbaya menerbitkan KMK No. 276/2025 yang mengatur penempatan dana negara pada bank BUMN tertentu. Dana tersebut ditempatkan dalam bentuk On Call Deposit dengan tingkat bunga 3,8% atau sekitar 80% dari suku...
Read More »Rajawali Corpora Akuisisi Saham Archi Indonesia Rp 2,37 Triliun!
Shoesmart.co.id JAKARTA. PT Rajawali Kapital Emas (RKE), perusahaan afiliasi dari PT Rajawali Corpora (RC) baru-baru ini melakukan transaksi pembelian saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI). Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), RKE membeli saham ARCI sebanyak 2.967.375.000 lembar dengan harga Rp 800 per saham dari RC dan PT Wijaya Anugerah Cemerlang (WAC). Rinciannya, RKE membeli saham ARCI dari RC sebanyak 2.967.275.000 lembar...
Read More »