Vale Indonesia tebar dividen Rp815 miliar, umumkan rombak komisaris

Jakarta, IDN Times – PT Vale Indonesia (Persero) Tbk (INCO) mengumumkan pembagian dividen tunai yang menarik bagi para pemegang sahamnya, dengan total nilai mencapai 45,64 juta dolar AS. Angka ini setara dengan Rp815,23 miliar, mengacu pada kurs Rp17.863 per dolar AS yang berlaku.

Keputusan pembagian dividen ini diambil berdasarkan kinerja keuangan perseroan yang cemerlang sepanjang tahun buku 2025. Pada periode tersebut, Vale Indonesia berhasil membukukan laba bersih sebesar 76 juta dolar AS, atau sekitar Rp1,27 triliun dengan kurs Rp16.720 per dolar AS. Jumlah dividen yang dibagikan ini merepresentasikan 60 persen dari total laba bersih yang berhasil dicapai oleh INCO pada tahun 2025, sebuah komitmen kuat dalam memberikan nilai tambah kepada para investornya.

Distribusi Dividen kepada Pemegang Saham

Jadwal pembagian dividen INCO telah ditetapkan secara rinci. Para pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada tanggal pencatatan (recording date) 12 Juni 2026. Selanjutnya, pembayaran dividen tunai tersebut akan mulai didistribusikan pada tanggal 26 Juni 2026. Sejalan dengan strategi keuangan yang prudent, sisa laba bersih setelah pembagian dividen akan dicatat sebagai laba ditahan (retained earnings). Laba ditahan ini akan dialokasikan untuk memperkuat modal perseroan dan membiayai pengembangan serta proyek-proyek strategis di masa mendatang, demi memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Perombakan Jajaran Komisaris

Selain keputusan dividen, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Vale Indonesia untuk tahun buku 2025 juga menjadi forum penting untuk melakukan penyegaran dalam struktur kepemimpinan perusahaan. RUPST secara resmi menerima pengunduran diri Emily Olson dari posisi Wakil Presiden Komisaris dan Christopher McCleave sebagai Komisaris.

Untuk mengisi kekosongan tersebut dan memperkuat komposisi dewan, pemegang saham menyetujui pengangkatan Kristina Gauthier sebagai Wakil Presiden Komisaris baru. Bersama Kristina, Patricia Renee Pegues dan Adam MacMillan turut diangkat sebagai Komisaris. Perubahan komposisi pengurus ini menegaskan komitmen PT Vale untuk membangun fondasi kepemimpinan yang lebih adaptif, berintegritas tinggi, dan responsif terhadap dinamika industri mineral kritis yang terus berkembang. Langkah strategis ini juga krusial dalam memastikan kesinambungan transformasi perusahaan serta kesuksesan proyek-proyek strategis di masa depan.

Susunan Lengkap Dewan Direksi dan Komisaris Terbaru

PT Vale Indonesia berkomitmen menjaga stabilitas dan efektivitas operasional melalui jajaran direksi dan komisaris yang kompeten. Berikut adalah susunan lengkap dewan direksi dan komisaris terbaru PT Vale Indonesia pasca-RUPST tahun buku 2025:

Direksi

  • Presiden Direktur dan Chief Executive Officer: Bernardus Irmanto

  • Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation and Infrastructure Officer: Abu Ashar

  • Direktur dan Chief Human Capital Officer: Heriyanto Agung Putra

  • Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer: Budiawansyah

  • Direktur dan Chief Financial Officer: Rizky Andhika Putra

  • Direktur dan Chief Project Officer: Muhammad Asril

  • Direktur dan Chief Strategy and Technical Officer: Slamet Sugiharto

Komisaris

  • Presiden Komisaris: F.S. Multhazar

  • Wakil Presiden Komisaris: Kristina Gauthier

  • Komisaris: Patricia Renee Pegues

  • Komisaris: Adam MacMillan

  • Komisaris: M. Jasman Panjaitan

  • Komisaris: Katherina Anggela Oendun

  • Komisaris: Shiro Imai

  • Komisaris Independen: Rudiantara

  • Komisaris Independen: Retno Marsudi

  • Komisaris Independen: Marita Alisjahbana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *