Shoesmart.co.id JAKARTA. PT United Tractors Tbk (UNTR) secara resmi memulai aksi korporasi pembelian kembali saham (buyback) pada hari Rabu, 1 April, dan akan berlangsung hingga 30 Juni 2026. Untuk buyback kali ini, UNTR mengalokasikan dana hingga sebesar Rp 2 triliun.
Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor UNTR. Lebih lanjut, jumlah saham free float setelah pelaksanaan buyback saham tidak akan kurang dari 7,5% dari modal yang ditempatkan dan disetor perusahaan.
Manajemen UNTR meyakini bahwa aksi buyback saham ini tidak akan berdampak negatif terhadap pendapatan perusahaan. Sebaliknya, buyback saham diperkirakan akan menurunkan aset dan ekuitas UNTR sejumlah saham yang dibeli kembali. Jika UNTR menggunakan seluruh anggaran yang dicadangkan, yaitu maksimum Rp 2 triliun, maka aset dan ekuitas perusahaan akan berkurang dengan jumlah yang sama.
“Perusahaan berkeyakinan bahwa pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material bagi kegiatan usaha dan pertumbuhan perusahaan. Saat ini, perusahaan memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk melakukan dan membiayai seluruh kegiatan usaha, kegiatan pengembangan usaha, kegiatan operasional, serta pembelian kembali saham,” ungkap Manajemen UNTR dalam prospektus yang disampaikan melalui keterbukaan informasi pada hari Selasa, 31 Maret.
Selain memberikan keyakinan kepada investor terhadap nilai fundamental saham UNTR, aksi buyback ini juga diharapkan dapat menstabilkan harga saham UNTR di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.
“Pembelian kembali saham juga memberikan fleksibilitas bagi perusahaan dalam mengelola modal jangka panjang. Saham treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika perusahaan memerlukan penambahan modal,” jelas Manajemen UNTR.
Dalam keterbukaan informasi terpisah, UNTR juga memutuskan untuk mengakhiri masa periode buyback saham sebelumnya, yang semula dijadwalkan berlangsung dari 22 Januari hingga 15 April 2026, dipercepat menjadi 31 Maret 2026.
Pada periode sebelumnya, UNTR menyiapkan dana buyback saham sebesar Rp 2 triliun, tidak termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lain yang terkait dengan pembelian kembali saham.
Hingga 31 Maret 2026, UNTR telah membeli kembali sebanyak 36.406.300 lembar saham dengan nilai mencapai Rp 1.056.340.137.312. Dengan demikian, sisa dana buyback saham UNTR adalah sebesar Rp 943.659.862.688.
Pada perdagangan intraday Rabu (1/4), harga saham UNTR terpantau naik tipis 0,08% ke level Rp 31.075 per saham.
Meskipun Yield US Treasury Turun, Investor Pasar Obligasi RI Cenderung Selektif
IHSG Menguat 1,45% ke 7.150 pada Sesi I Rabu (1/4), NCKL, INCO, UNVR Top Gainers LQ45
Ringkasan
PT United Tractors Tbk (UNTR) memulai aksi korporasi pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp 2 triliun dari 1 April hingga 30 Juni 2026. Jumlah saham yang dibeli tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor, dengan free float minimal 7,5%. Manajemen UNTR meyakini buyback tidak berdampak negatif pada pendapatan, namun akan menurunkan aset dan ekuitas perusahaan sejumlah saham yang dibeli kembali.
Buyback ini bertujuan memberikan keyakinan kepada investor, menstabilkan harga saham UNTR, dan memberikan fleksibilitas dalam mengelola modal jangka panjang. UNTR juga mempercepat pengakhiran periode buyback saham sebelumnya yang berakhir pada 31 Maret 2026. Pada periode sebelumnya, UNTR telah membeli kembali 36.406.300 lembar saham senilai Rp 1.056.340.137.312.