Shoesmart.co.id JAKARTA. Kinerja cemerlang berhasil ditorehkan oleh produk unitlink berbasis saham sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data terkini dari Infovesta hingga Desember 2025 (year to date/ytd), rata-rata return unitlink berbasis saham tercatat mencapai angka impresif sebesar 12,09%, menjadikannya primadona di antara jenis unitlink lainnya.
Dominasi ini bukan hal baru, sebab pada bulan sebelumnya, yakni November 2025, kinerja unitlink berbasis saham juga telah memimpin dengan rata-rata return 10,15% secara ytd. Lebih mendalam, analisis data menunjukkan adanya 10 produk unitlink saham unggulan yang berhasil membukukan imbal hasil tertinggi sepanjang tahun 2025.
Di puncak daftar, Simas Jiwa Equity Fund 2 dari PT Asuransi Simas Jiwa berhasil menyajikan performa fantastis dengan return mencapai 109,74% per Desember 2025. Mengikuti ketat di posisi kedua adalah produk MNC Dinamis Saham dari PT MNC Life Assurance yang tidak kalah impresif, mencatatkan return sebesar 83,12%.
Sementara itu, PT Asuransi Jiwa Starinvestama menempatkan produk Star Equity Fund di peringkat ketiga dengan imbal hasil 69,96% per Desember 2025.
OJK Cabut Izin BPR Suliki Gunung Mas, Simpanan Nasabah Dijamin LPS
Tak hanya itu, produk unitlink saham lainnya dari PT Asuransi Jiwa Starinvestama, Q-Investa Equity Fund, juga unjuk gigi di posisi keempat dengan imbal hasil 52,47%. Melengkapi lima besar, Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific – IDR dari PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia memberikan return sebesar 46,92%.
Beranjak ke posisi keenam, terdapat BNI Life Syariah Equity Fund dari PT BNI Life Insurance (BNI Life) yang membukukan imbal hasil 43,78%. Disusul oleh produk lain dari PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific – USD, di peringkat ketujuh dengan return 42,02%.
Pada posisi kedelapan, PRUlink Rupiah Global Emerging Markets Equity Fund milik PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencetak imbal hasil 39,37%. Sementara itu, di posisi kesembilan, CHUBB Rupiah Syariah Equity Fund I dari PT Chubb Life Indonesia (Chubb Life) berhasil membukukan return 37,61%.
Melengkapi daftar sepuluh besar unitlink saham berkinerja terbaik adalah USD Prime Emerging Market Equity Fund dari PT AIA Financial, yang mencatatkan return 36,47% per Desember 2025.
Menanggapi performa gemilang ini, Research Analyst Infovesta Kapital Advisori, Arjun Ajwani, menjelaskan bahwa tingginya kinerja unitlink berbasis saham sepanjang 2025 sangat berkaitan erat dengan pergerakan positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
“Sepanjang tahun 2025, IHSG berhasil melonjak di atas 22%. Oleh karena itu, wajar jika unitlink saham turut menunjukkan kinerja yang kuat, mengingat aset dasar atau underlying-nya adalah saham,” terang Arjun kepada Kontan pada hari Rabu (7/1).
Melihat ke depan, Arjun Ajwani memproyeksikan bahwa prospek unitlink saham dan unitlink pendapatan tetap akan tetap solid dan berpotensi mencatatkan kinerja positif di tahun 2026.
Prospek unitlink yang optimis ini didukung oleh berbagai sentimen positif. Secara global, berlanjutnya rally saham di sektor Artificial Intelligence (AI) dan teknologi diperkirakan akan memicu sentimen risk-off di pasar saham dunia, yang cenderung menguntungkan instrumen berisiko. Selain itu, lanjutnya, potensi kelanjutan pemangkasan suku bunga oleh bank sentral global juga akan memberikan dorongan positif bagi pasar investasi.
Dari ranah domestik, beberapa sentimen positif yang dapat mendorong kinerja unitlink di antaranya adalah potensi peningkatan belanja negara atau stimulus pemerintah, serta kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI). Tidak ketinggalan, ekspansi bisnis di sektor Energi Baru Terbarukan (EBT), pusat data (data center), dan berbagai proyek infrastruktur lainnya.
“Ditambah lagi, proyek hilirisasi yang diproyeksikan akan mengalami ekspansi kuat tahun ini, turut menjadi serangkaian sentimen positif dari sisi domestik,” pungkas Arjun.
Sebagai perbandingan, di luar dominasi unitlink berbasis saham, unitlink berbasis campuran juga mencatatkan performa yang solid dengan rata-rata return sebesar 9,92% sepanjang 2025, menjadikannya kategori kedua terbaik. Kemudian, unitlink pendapatan tetap mengikuti dengan rata-rata return 7,32%, dan unitlink pasar uang berada di posisi terakhir dengan rata-rata return 4,24%.
Terungkap! Ini Pemilik Baru 14% Saham Bank Capital (BACA)
Ringkasan
Unitlink berbasis saham menunjukkan kinerja cemerlang sepanjang tahun 2025, mencatat rata-rata return impresif sebesar 12,09% per Desember (year to date). Angka ini menempatkannya sebagai primadona di antara jenis unitlink lainnya. Sepuluh produk unitlink saham berhasil membukukan imbal hasil tertinggi, dengan Simas Jiwa Equity Fund 2 memimpin fantastis di angka 109,74%. Kinerja positif ini dijelaskan karena terkait erat dengan pergerakan positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melonjak di atas 22% sepanjang tahun tersebut.
Prospek unitlink saham dan pendapatan tetap diproyeksikan akan tetap solid dan berpotensi mencatatkan kinerja positif di tahun 2026. Sentimen global yang mendukung meliputi kelanjutan reli saham sektor AI/teknologi dan potensi pemangkasan suku bunga bank sentral. Dari sisi domestik, pendorongnya adalah potensi peningkatan belanja negara atau stimulus pemerintah, kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan BI, serta ekspansi bisnis di sektor Energi Baru Terbarukan (EBT), pusat data, infrastruktur, dan proyek hilirisasi.