PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) menunjukkan ketahanan yang mengagumkan di tengah tantangan ekonomi. Meskipun diprediksi menghadapi tekanan penjualan di tahun 2025, fundamental perusahaan tetap solid dan menjanjikan prospek cerah hingga tahun 2026. Laba bersih yang mencapai Rp1,13 triliun per September 2025 menjadi bukti nyata ketangguhan TSPC dalam menghadapi pelemahan daya beli dan gejolak ekonomi.
Abida Massi Armand, Analis Fundamental BRI Danareksa Sekuritas, menyoroti kekuatan utama TSPC terletak pada dominasi merek-merek kesehatan konsumen yang telah lama dikenal dan dipercaya masyarakat. Produk-produk unggulan seperti Bodrex dan Hemaviton tetap menjadi pemimpin pasar di kategorinya, menawarkan nilai yang kompetitif bagi konsumen.
Fundamental Dinilai Solid, Cermati Rekomendasi Saham Tempo Scan (TSPC)
“Ketahanan fundamental TSPC didukung oleh brand equity yang sangat kuat dan cenderung tidak terlalu terpengaruh oleh kondisi ekonomi. Selain itu, struktur keuangan yang konservatif dengan debt to equity ratio (DER) hanya sekitar 0,16 serta posisi kas per saham di atas Rp1.000, memberikan perseroan fleksibilitas tinggi dalam menghadapi volatilitas makro,” jelas Abida kepada Kontan, Jumat (23/1/2026).
Di tengah tekanan pendapatan, efisiensi menjadi kunci utama dalam menjaga pertumbuhan laba. TSPC berfokus pada optimalisasi bauran produk dengan mengutamakan segmen-segmen yang memiliki margin tinggi, serta melakukan pengendalian beban operasional secara ketat.
TSPC Chart by TradingView
“Pertumbuhan laba masih berpotensi melampaui pertumbuhan pendapatan. Efisiensi biaya, termasuk normalisasi beban gaji dan pengendalian promosi, membuat margin laba tetap solid. Kami memperkirakan laba inti masih berpotensi tumbuh sekitar 14% hingga 15%,” tambahnya.
Dari sisi valuasi, Abida menilai bahwa saham TSPC saat ini diperdagangkan jauh di bawah nilai wajarnya. Rasio price to earnings ratio (P/E) TSPC saat ini berada di kisaran 8,4x–8,6x, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata emiten sejenis yang berada di kisaran 13x.
Tempo Scan (TSPC) Ekspansi ke Agribisnis dan Olahan Susu, Begini Prospeknya
“Valuasi TSPC masih terdiskon cukup dalam, bahkan sekitar 57% dari estimasi nilai wajarnya. Ditambah dividend yield yang tinggi di kisaran 7% hingga 8%, saham ini cukup menarik untuk investor jangka menengah hingga panjang,” ungkapnya.
Beberapa katalis positif juga diprediksi akan mendorong kinerja TSPC ke depan, termasuk diversifikasi ke sektor agribisnis dan nutrisi melalui pembentukan PT Tempo Agri Nusantara, peningkatan anggaran kesehatan nasional di tahun 2026, serta akumulasi saham oleh pemegang saham pengendali.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi beli untuk saham TSPC dengan target harga jangka menengah di rentang Rp 3.000 hingga Rp 3.100 per saham.
Sementara itu, Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo, berpendapat bahwa kinerja TSPC juga berpotensi didorong oleh faktor musiman. Curah hujan yang tinggi biasanya meningkatkan konsumsi produk kesehatan masyarakat.
“Cuaca ekstrem cenderung berdampak positif terhadap penjualan produk consumer healthcare karena masyarakat lebih menjaga daya tahan tubuh,” jelasnya.
Namun, Abdul Azis mengingatkan bahwa fluktuasi nilai tukar rupiah masih menjadi risiko yang dapat meningkatkan biaya bahan baku impor. “Tekanan cost masih menjadi perhatian utama, terutama jika volatilitas kurs berlanjut,” tambahnya.
Laba Naik 4,95% di Kuartal III 2025, Cek Rekomendasi Saham Tempo Scan (TSPC)
Dari sisi pergerakan saham, Abdul Azis menilai bahwa ruang penguatan masih terbuka, tetapi cenderung moderat dalam jangka pendek jika tekanan margin belum sepenuhnya mereda.
“Kami masih merekomendasikan wait and see. Secara teknikal ada potensi pembentukan double top. Namun, jika saham terkoreksi ke area Rp2.720–Rp2.670, itu bisa menjadi peluang trading buy dengan target Rp2.850–Rp2.900,” jelasnya.
Secara keseluruhan, dengan fundamental yang kuat, efisiensi yang terjaga, serta potensi katalis jangka menengah, saham TSPC tetap dinilai menarik bagi investor, meskipun volatilitas jangka pendek perlu diantisipasi.
Ringkasan
PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) menunjukkan ketahanan dengan laba bersih Rp1,13 triliun hingga September 2025. Analis menyoroti kekuatan merek dan fundamental solid TSPC, didukung struktur keuangan konservatif. Fokus pada efisiensi biaya dan optimalisasi produk ber-margin tinggi diharapkan menjaga pertumbuhan laba.
Saham TSPC dinilai undervalued dengan P/E ratio di bawah rata-rata industri dan dividend yield menarik. Diversifikasi ke agribisnis, peningkatan anggaran kesehatan, dan faktor musiman menjadi katalis positif. Rekomendasi beli diberikan dengan target harga Rp 3.000 – Rp 3.100, meski risiko fluktuasi nilai tukar tetap perlu diwaspadai.