TOWR Buyback Saham Rp 300 Miliar: Peluang Investasi?

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mengumumkan rencana buyback saham senilai Rp 300 miliar. Langkah korporasi ini akan didanai sepenuhnya dari kas internal perusahaan, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan, kebutuhan modal kerja, dan ketersediaan sumber pendanaan yang memadai.

Menurut Corporate Secretary TOWR, Monalisa Irawan, aksi pembelian kembali saham ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga saham TOWR di pasar modal. Selain itu, buyback juga memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk mencapai struktur permodalan yang lebih efisien.

“Perkiraan jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali oleh perseroan adalah 0,97% dari modal ditempatkan dan disetor, atau setara dengan 576.000.000 lembar saham,” ungkap Monalisa dalam keterbukaan informasi pada Senin (2 Februari 2026).

Periode pelaksanaan buyback saham TOWR ini akan berlangsung selama tiga bulan, dimulai sejak 2 Februari 2026 dan berakhir pada 1 Mei 2026. Namun, TOWR memiliki wewenang untuk menghentikan pelaksanaan buyback lebih awal jika diperlukan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Manajemen TOWR meyakini bahwa pelaksanaan rencana pembelian saham kembali ini tidak akan memberikan dampak material terhadap pendapatan, kegiatan usaha, maupun kinerja keuangan perseroan secara keseluruhan.

Lebih lanjut, TOWR dapat mengakhiri periode buyback sebelum batas waktu yang telah ditentukan, apabila biaya yang dikeluarkan untuk pembelian kembali saham telah mencapai target, jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali telah terpenuhi, atau karena alasan lain yang dianggap perlu oleh perusahaan. Keputusan ini akan tetap mempertimbangkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ringkasan

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) berencana melakukan buyback saham senilai Rp 300 miliar yang didanai dari kas internal. Aksi korporasi ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga saham TOWR dan mencapai struktur permodalan yang lebih efisien. Jumlah saham yang akan dibeli kembali diperkirakan 0,97% dari modal ditempatkan dan disetor, atau 576.000.000 lembar.

Periode buyback saham TOWR berlangsung dari 2 Februari 2026 hingga 1 Mei 2026, namun dapat dihentikan lebih awal jika diperlukan. Manajemen TOWR meyakini bahwa buyback ini tidak akan berdampak material terhadap pendapatan, kegiatan usaha, maupun kinerja keuangan perusahaan. Pengakhiran periode buyback juga dapat dilakukan sebelum batas waktu jika target biaya atau jumlah saham telah terpenuhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *