Sucor AM Gandeng Artis: Genjot Literasi Investasi, Target Investor Baru!

Shoesmart.co.id JAKARTA. PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) semakin gencar memperkuat strategi pemasaran dan edukasi investasi mereka. Langkah teranyar, perusahaan menggandeng tokoh publik sebagai brand ambassador, dikombinasikan dengan inisiatif digital dan pengembangan komunitas untuk menjangkau investor ritel yang lebih luas, khususnya generasi muda.

Inisiatif ini sejalan dengan upaya Sucor AM dalam memperkuat lini produk dan meluncurkan berbagai kanal komunikasi baru. Tujuannya adalah membangun kedekatan dan meningkatkan interaksi yang lebih personal dengan para nasabah.

Baru-baru ini, Sucor AM menunjuk pengusaha sekaligus investor, Indra Priawan Djokosoetono, sebagai Brand Ambassador. Pemilihan ini merupakan strategi perusahaan untuk memperluas edukasi mengenai cara berinvestasi yang lebih nyaman, terukur, dan selaras dengan nilai-nilai kehidupan setiap individu.

Sucor AM menekankan pentingnya strategi matang dalam berinvestasi. Keputusan investasi yang bijak tidak bisa diambil secara impulsif atau hanya mengikuti tren sesaat. Investor perlu memiliki pemahaman yang mendalam agar dapat mengambil keputusan finansial yang cerdas.

Jumlah Investor Tumbuh 21,53%, Sucor AM Catat Dana Kelolaan Rp 32,36 Triliun

Kehadiran Indra Priawan sebagai Brand Ambassador diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih dekat dan relevan bagi masyarakat, terutama karena ia memiliki pengalaman langsung sebagai seorang investor.

Menurut President Director Sucor AM, Jemmy Paul Wawointana, saat ini semakin banyak masyarakat yang mencari pengalaman investasi yang tidak hanya memberikan kinerja yang solid, tetapi juga memberikan rasa tenang dan aman.

“Penunjukan Indra sangat relevan karena ia tidak hanya dikenal publik, tetapi juga telah berinvestasi di Sucor AM sejak tahun 2019. Indra adalah contoh nyata seorang investor yang memahami proses dan percaya pada pengelolaan yang kami lakukan,” jelas Jemmy dalam keterangannya pada hari Rabu (19/11/2025).

Sementara itu, Indra Priawan berpendapat bahwa keputusan finansial tidak hanya sebatas angka, tetapi juga berkaitan erat dengan nilai dan prinsip hidup. Sebagai seorang ayah dan pengusaha, ia membutuhkan mitra investasi yang mampu memberikan transparansi, tanggung jawab, dan keahlian yang konsisten. “Portofolio bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari nilai dan prinsip yang saya pegang teguh,” ungkapnya.

Indra menilai Sucor AM sebagai pilihan yang tepat karena perusahaan tersebut menjunjung tinggi nilai-nilai seperti Sincerity (ketulusan), Accountability (akuntabilitas), dan Mastery (keahlian). Menurutnya, nilai-nilai ini tercermin jelas dalam cara Sucor AM mengelola dana investasi.

Sucor AM Lepas Generasi Pertama Penerima Beasiswa SAP

Indra menambahkan bahwa di tengah dinamika pasar yang fluktuatif, memiliki mitra investasi yang dapat memberikan ketenangan adalah hal yang sangat krusial. Baginya, mitra seperti itu menawarkan pengalaman berinvestasi yang benar-benar nyaman dan aman, yang merupakan bentuk kecerdasan dalam berinvestasi.

Sucor AM berharap bahwa kolaborasi dengan Indra Priawan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih percaya diri dalam mengelola keuangan mereka. Indra juga akan berbagi pengalaman dan wawasannya sebagai seorang investor untuk membantu masyarakat memahami bahwa keputusan investasi yang tepat berawal dari kenyamanan, konsistensi, dan pemahaman yang baik.

Ringkasan

Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) menggandeng Indra Priawan Djokosoetono sebagai brand ambassador untuk meningkatkan literasi investasi, khususnya di kalangan generasi muda. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemasaran dan edukasi investasi yang lebih luas, termasuk inisiatif digital dan pengembangan komunitas. Tujuannya adalah menjangkau lebih banyak investor ritel dan membangun hubungan yang lebih personal dengan nasabah.

Pemilihan Indra Priawan didasarkan pada pengalamannya sebagai investor Sucor AM sejak 2019 dan reputasinya di masyarakat. Sucor AM menekankan pentingnya strategi investasi yang matang dan nilai-nilai seperti ketulusan, akuntabilitas, dan keahlian dalam pengelolaan dana. Kolaborasi ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk berinvestasi dengan lebih percaya diri berdasarkan pemahaman yang baik dan rasa nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *