SR024 Laris: Kuota Dinaikkan Jadi Rp 17,5 Triliun! Investasi Aman?

Shoesmart.co.id – JAKARTA. Penjualan Sukuk Ritel (SR) seri SR024 menunjukkan performa yang menggembirakan menjelang penutupan masa penawaran. Tingginya minat investor mendorong Pemerintah untuk menambah kuota penerbitan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) ini.

Menurut Direktur Pembiayaan Syariah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Deni Ridwan, total pemesanan SR024 telah melampaui target awal yang ditetapkan sebelum masa penawaran berakhir.

“Hingga Senin, 13 April 2026, total akumulasi pemesanan mencapai Rp 15,49 triliun,” ungkap Deni kepada Kontan pada hari yang sama. Angka ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat terhadap instrumen investasi syariah ini.

Erajaya (ERAA) Diproyeksi Tumbuh di Kuartal II Berkat Momen Lebaran & Rajin Ekspansi

Secara rinci, pemesanan untuk tenor tiga tahun (SR024-T3) mendominasi dengan nilai Rp 10,74 triliun. Sementara itu, tenor lima tahun (SR024-T5) mencatatkan pemesanan sebesar Rp 4,75 triliun. Pemerintah menawarkan imbal hasil yang menarik, yaitu 5,55% untuk SR024-T3 dan 5,9% untuk SR024-T5. Masa penawaran SR024 sendiri berlangsung sejak 6 Maret hingga 15 April 2026.

Dengan pencapaian tersebut, target awal penerbitan SR024 sebesar Rp 15 triliun telah berhasil dicapai. Melihat animo masyarakat yang masih sangat tinggi, Pemerintah memutuskan untuk menambah kuota penerbitan sebesar Rp 2,5 triliun. Penambahan kuota ini terbagi menjadi Rp 2 triliun untuk SR024-T3 dan Rp 0,5 triliun untuk SR024-T5.

SR024 Lebih Laris dari ORI029, Ini Alasan Investor Lebih Antusias

Deni Ridwan menambahkan bahwa minat masyarakat untuk berinvestasi pada SR024 tetap kuat, meskipun masa penawaran bertepatan dengan bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

“Alhamdulillah, minat masyarakat untuk berinvestasi pada Sukuk Ritel seri SR024 relatif masih baik, walaupun masa penawaran SR024 bertepatan dengan bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan investasi syariah semakin meningkat.

Dengan penambahan kuota tersebut, total kuota penerbitan SR024 meningkat menjadi Rp 17,5 triliun.

Menurut pantauan Kontan pada Senin (13/4/2026) pukul 19.30 WIB, sisa kuota untuk tenor tiga tahun (SR024-T3) tinggal 9,8% atau sekitar Rp 1,17 triliun. Sementara itu, tenor lima tahun (SR024-T5) masih menyisakan 12,9% atau sekitar Rp 710,77 miliar. Data ini menunjukkan bahwa kesempatan untuk berinvestasi pada SR024 semakin terbatas.

Ringkasan

Penjualan Sukuk Ritel (SR) seri SR024 sangat laris sehingga pemerintah menaikkan kuota penerbitan menjadi Rp 17,5 triliun. Hingga 13 April 2026, total pemesanan mencapai Rp 15,49 triliun, melampaui target awal Rp 15 triliun. Tenor tiga tahun (SR024-T3) lebih diminati dengan pemesanan Rp 10,74 triliun, sedangkan tenor lima tahun (SR024-T5) sebesar Rp 4,75 triliun dengan imbal hasil masing-masing 5,55% dan 5,9%.

Karena animo masyarakat yang tinggi, pemerintah menambahkan kuota Rp 2,5 triliun, dengan rincian Rp 2 triliun untuk SR024-T3 dan Rp 0,5 triliun untuk SR024-T5. Minat investor tetap kuat meskipun masa penawaran bertepatan dengan Ramadan dan Idul Fitri. Pada 13 April 2026, sisa kuota SR024-T3 tinggal 9,8% dan SR024-T5 12,9%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *