SpaceX IPO: Valuasi Fantastis USD 2 Triliun Gemparkan Pasar!

SpaceX, perusahaan ambisius milik Elon Musk yang bergerak di bidang roket, satelit, dan kecerdasan buatan, dikabarkan menaikkan target valuasinya untuk penawaran umum perdana (IPO) menjadi lebih dari USD 2 triliun, atau setara dengan Rp 33,95 ribu triliun (dengan kurs Rp 16.979 per dolar AS pada 3 April 2024 pukul 15.21 WIB). Angka fantastis ini mulai diperkenalkan kepada calon investor seiring persiapan menuju serangkaian pertemuan penting dalam beberapa pekan mendatang. Pertemuan awal ini diharapkan memberikan detail lebih lanjut yang membenarkan valuasi tersebut.

Menurut laporan Bloomberg, jika target ini tercapai, valuasi SpaceX akan melonjak hampir dua pertiga hanya dalam beberapa bulan. Sebelumnya, pada Februari lalu, akuisisi perusahaan xAI milik Musk diperkirakan telah menilai entitas gabungan tersebut sebesar USD 1,25 triliun.

Dengan valuasi di atas USD 2 triliun, SpaceX akan melampaui hampir semua perusahaan yang terdaftar dalam indeks S&P 500, kecuali para raksasa teknologi seperti Nvidia, Apple, Alphabet, Microsoft, dan Amazon. Bahkan, nilainya akan melampaui Meta Platforms dan Tesla, dua perusahaan lain milik Musk yang termasuk dalam kelompok saham teknologi terkemuka yang dikenal sebagai ‘Magnificent 7’.

Bloomberg juga melaporkan bahwa SpaceX telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia, dengan potensi pelaksanaan pada bulan Juni mendatang. IPO ini diperkirakan akan menjadi yang pertama dari tiga IPO besar di sektor teknologi, diikuti oleh OpenAI dan Anthropic, yang chatbot-nya bersaing dengan Grok, produk andalan xAI.

Meskipun demikian, perlu diingat bahwa pembahasan masih berlangsung dan detail penawaran dapat berubah sewaktu-waktu. Hingga saat ini, pihak SpaceX belum memberikan tanggapan resmi terkait permintaan komentar atas kabar ini.

Menurut analisis dari Bloomberg Intelligence, SpaceX saat ini memimpin dalam sektor peluncuran roket serta komunikasi dan broadband orbit rendah. Merger dengan xAI dan rencana IPO ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mendukung investasi dalam kendaraan peluncur yang lebih besar serta pusat data berbasis luar angkasa.

Analis George Ferguson dan Wayne Sanders dari Bloomberg Intelligence menyatakan, “Bisnis peluncuran dan Starlink masih menjadi kontributor utama pendapatan, yang diperkirakan mendekati USD 20 miliar pada tahun 2026, sementara xAI kemungkinan menghasilkan kurang dari USD 1 miliar. Peluncuran dan Starlink juga memimpin di industrinya dengan keunggulan yang cukup jauh dibandingkan para pesaing.”

Target Penghimpunan Dana USD 75 Miliar

IPO SpaceX diperkirakan dapat menghimpun dana hingga USD 75 miliar, sebuah angka yang jauh melampaui rekor IPO terbesar sebelumnya yang dipegang oleh Saudi Aramco sebesar USD 29 miliar pada tahun 2019. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mewujudkan visi ambisius Musk dalam membangun pusat data kecerdasan buatan di luar angkasa serta mendirikan pabrik di bulan.

Ambisi besar ini membutuhkan pendanaan yang sangat besar serta sumber daya lintas perusahaan yang berada di bawah kendali Musk. Pada bulan Maret, Musk menyatakan bahwa proyek Terafab, yang bertujuan untuk memproduksi chip sendiri bagi robotika, AI, dan pusat data luar angkasa, akan dijalankan bersama oleh Tesla dan SpaceX.

Dalam proses IPO ini, SpaceX telah menunjuk sejumlah bank investasi besar seperti Bank of America, Citigroup, Goldman Sachs, JPMorgan Chase, dan Morgan Stanley sebagai penjamin emisi utama. Perusahaan juga dijadwalkan untuk mengadakan panggilan dengan sindikat perbankan yang lebih luas pada hari Senin, serta sesi pemaparan kepada analis pada akhir April mendatang.

Ringkasan

SpaceX, perusahaan milik Elon Musk, dikabarkan menargetkan valuasi lebih dari USD 2 triliun untuk IPO-nya. Valuasi ini akan menempatkan SpaceX di atas sebagian besar perusahaan yang terdaftar di S&P 500 dan bahkan melampaui valuasi Meta Platforms dan Tesla. Perusahaan dilaporkan telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia dengan potensi pelaksanaan di bulan Juni.

IPO SpaceX diperkirakan dapat menghimpun dana hingga USD 75 miliar, yang akan digunakan untuk mendukung ambisi Musk, termasuk membangun pusat data kecerdasan buatan di luar angkasa dan mendirikan pabrik di bulan. SpaceX telah menunjuk sejumlah bank investasi besar sebagai penjamin emisi dan berencana mengadakan sesi pemaparan kepada analis pada akhir April.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *