SMRA Suntik Modal Rp231 Miliar: Ekspansi Bisnis Summarecon?

Shoesmart.co.id – JAKARTA. Kabar terbaru dari PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mengumumkan adanya transaksi afiliasi senilai Rp 231,83 miliar. Informasi ini terungkap melalui keterbukaan informasi yang dirilis pada 17 November 2025. Transaksi ini melibatkan penambahan modal oleh perusahaan terkendali SMRA pada perusahaan terkendali lainnya.

Menurut Corporate Secretary SMRA, Lydia Tjio, PT Serpong Cipta Lestari menjadi perusahaan yang menerima penambahan modal tersebut. Langkah ini menunjukkan komitmen dan strategi internal perseroan dalam memperkuat struktur permodalan anak perusahaan.

Dana segar untuk PT Serpong Cipta Lestari berasal dari dua entitas, yaitu PT Serpong Cipta Kreasi dan PT Lestari Kreasi. PT Serpong Cipta Kreasi menyuntikkan modal sebesar Rp 139,19 miliar, sementara PT Lestari Kreasi menyetorkan Rp 92,73 miliar. Transaksi penting ini telah resmi dilakukan pada 13 November 2025.

Sebelumnya, Summarecon Agung (SMRA) juga telah mencatatkan kinerja yang solid. Simak Rekomendasi Saham Summarecon Agung (SMRA) yang Ditopang Peluncuran Proyek.

Hingga kuartal III-2025, SMRA berhasil membukukan *marketing sales* sebesar Rp 3,57 triliun, yang berarti telah mencapai 71% dari target tahunan yang ambisius, yaitu Rp 5 triliun. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, sekitar 34% *year-on-year* (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sektor perumahan tapak masih menjadi motor utama penggerak penjualan SMRA. Kontribusi dari produk hunian ini mencapai sekitar 76% dari total *marketing sales* hingga akhir kuartal ketiga tahun ini. Hal ini menegaskan bahwa permintaan akan rumah tapak tetap tinggi dan menjadi fokus utama bagi pengembangan bisnis Summarecon Agung.

Ringkasan

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melakukan transaksi afiliasi dengan menyuntikkan modal sebesar Rp 231,83 miliar kepada PT Serpong Cipta Lestari melalui dua entitas anak perusahaan, yaitu PT Serpong Cipta Kreasi dan PT Lestari Kreasi. Penambahan modal ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan anak perusahaan tersebut.

Sebelumnya, SMRA mencatatkan kinerja positif dengan *marketing sales* mencapai Rp 3,57 triliun hingga kuartal III-2025, atau 71% dari target tahunan. Sektor perumahan tapak menjadi kontributor utama penjualan, menyumbang sekitar 76% dari total *marketing sales* perseroan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *