Shoesmart.co.id, JAKARTA. Prospek saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) dinilai tetap cerah, didukung oleh rencana ekspansi kapasitas rumah sakit yang ambisius dan penguatan layanan spesialis yang menjadi andalan.
Menurut Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, rencana peningkatan kapasitas rumah sakit hingga 2,5 kali lipat pada tahun 2027 akan menjadi pendorong utama pertumbuhan SILO. Ekspansi signifikan ini diyakini akan memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan jumlah pasien secara signifikan.
“Dengan peningkatan kapasitas yang masif, SILO berpotensi mendongkrak pangsa pasar dan volume pasien, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan pendapatan dalam jangka menengah,” jelas Wafi pada hari Selasa (10/3/2026).
Lebih lanjut, ekspansi ini diharapkan dapat mengurangi tren masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri, dengan menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi di dalam negeri.
Prospek Kinerja Siloam (SILO) Dinilai Kian Menarik pada 2026, Ini Rekomendasi Analis
Keberhasilan Siloam Hospitals Asri dalam melaksanakan sekitar 500 tindakan transplantasi ginjal semakin memperkuat posisi SILO sebagai pusat layanan kesehatan unggulan, khususnya dalam bidang transplantasi organ.
Wafi menambahkan bahwa layanan medis kompleks seperti transplantasi ginjal tidak hanya memberikan margin keuntungan yang lebih tinggi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pasien domestik terhadap kualitas layanan kesehatan di Siloam.
Di tengah tekanan yang dialami oleh saham rumah sakit lain sepanjang tahun, SILO justru menunjukkan resiliensi yang kuat. Hal ini didukung oleh fundamental pendapatan yang solid, terutama dari layanan spesialis yang memiliki nilai tambah tinggi.
SILO Chart by TradingView
“Pendapatan yang ditopang oleh layanan spesialis membuat kinerja SILO relatif lebih tahan terhadap fluktuasi makroekonomi dibandingkan dengan emiten rumah sakit lainnya,” ungkap Wafi.
Kinerja Siloam Hospitals (SILO) Solid Hingga Kuartal III-2025, Ini Pendorongnya
Selain ekspansi dan layanan spesialis, digitalisasi layanan kesehatan dan pemanfaatan teknologi robotik diproyeksikan akan meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan.
Penerapan teknologi ini diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan, meningkatkan akurasi medis, dan menekan inefisiensi, yang pada akhirnya akan memperlebar margin EBITDA perusahaan.
Dengan berbagai katalis positif tersebut, KISI Sekuritas memberikan rekomendasi buy untuk saham SILO dengan target harga Rp3.200 per saham.
Ringkasan
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) memiliki prospek saham yang cerah didukung oleh rencana ekspansi kapasitas rumah sakit hingga 2,5 kali lipat pada tahun 2027. Ekspansi ini bertujuan memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan jumlah pasien, serta mengurangi tren berobat ke luar negeri dengan layanan kesehatan berkualitas tinggi di dalam negeri. Keberhasilan dalam transplantasi ginjal juga memperkuat posisi SILO sebagai pusat layanan kesehatan unggulan.
Selain ekspansi, layanan spesialis yang memiliki nilai tambah tinggi, digitalisasi layanan kesehatan, dan pemanfaatan teknologi robotik akan meningkatkan efisiensi operasional. KISI Sekuritas merekomendasikan *buy* untuk saham SILO dengan target harga Rp3.200 per saham, didukung oleh fundamental pendapatan yang solid dan resiliensi terhadap fluktuasi makroekonomi.