Jakarta, IDN Times – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan 20—24 April 2026 diwarnai sentimen negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi yang cukup dalam. Di tengah gejolak pasar ini, terdapat sejumlah saham yang justru berhasil mencatatkan kenaikan signifikan, sementara sebagian lainnya mengalami penurunan yang cukup tajam.
Berdasarkan data dari BEI, PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) menjadi bintang dengan lonjakan harga saham mencapai 94 persen. Sebaliknya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi saham yang paling tertekan dengan penurunan nilai hingga hampir 38 persen.
Berikut adalah daftar lengkap saham-saham yang masuk dalam kategori *top gainers* (paling untung) dan *top losers* (paling merugi) selama periode perdagangan pekan ini:
- Saham Paling Cuan (Top Gainers)
Berikut adalah daftar saham-saham yang berhasil mencatatkan keuntungan tertinggi:
- PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) naik 94,16 persen menjadi Rp1.330 per saham
- PT Citatah Tbk (CTTH) naik 85,06 persen menjadi Rp161 per saham
- PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) naik 82,86 persen menjadi Rp128 per saham
- PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) naik 81,69 persen menjadi Rp665 per saham
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) naik 57,42 persen menjadi Rp102 per saham
- PT Multitrend Indo Tbk (BABY) naik 57,14 persen menjadi Rp330 per saham
- PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) naik 44,40 persen menjadi Rp3.350 per saham
- PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) naik 43,82 persen menjadi Rp128 per saham
- PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) naik 37,21 persen menjadi Rp118 per saham
- PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) naik 33,76 persen menjadi Rp210 per saham
- Saham Terboncos (Top Losers) Pekan Ini
Berikut adalah daftar saham-saham yang mengalami penurunan terdalam selama sepekan terakhir:
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 37,85 persen menjadi Rp2.020 per saham
- PT Ifishdeco Tbk (IFSH) turun 32,79 persen menjadi Rp2.050 per saham
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 30,26 persen menjadi Rp4.620 per saham
- PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) turun 28,36 persen menjadi Rp1.705 per saham
- PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) turun 19,57 persen menjadi Rp1.130 per saham
- PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) turun 18,97 persen menjadi Rp23.500 per saham
- PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) turun 18,88 persen menjadi Rp232 per saham
- PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) turun 18,11 persen menjadi Rp1.560 per saham
- PT MD Entertainment Tbk (FILM) turun 17,95 persen menjadi Rp2.240 per saham
- PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) turun 17,93 persen menjadi Rp1.030 per saham
- IHSG Anjlok Pekan Ini
Secara keseluruhan, kinerja IHSG selama sepekan terakhir mengalami penurunan signifikan sebesar 6,61 persen, menutup perdagangan di level 7.129,490. Padahal, pada pekan sebelumnya, IHSG berada di posisi 7.643,004. Penurunan ini berdampak pada kapitalisasi pasar saham di BEI.
Kapitalisasi pasar BEI tercatat mengalami penyusutan menjadi Rp12.736 triliun. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 6,59 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya yang mencapai Rp13.635 triliun.
IHSG Sepekan Anjlok, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Jadi Rp12.736 T
BEI Beri 845 Sanksi kepada 494 Emiten, Kategori Ini Naik Signifikan
13 Emiten Siap IPO di BEI pada 2026
Ringkasan
Perdagangan saham di BEI pada pekan 20-24 April 2026 diwarnai sentimen negatif dengan penurunan IHSG. Di tengah kondisi ini, beberapa saham mencatatkan kenaikan signifikan, dipimpin oleh PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) yang naik 94,16 persen. Sementara itu, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengalami penurunan terdalam sebesar 37,85 persen.
Selain WBSA, saham lain yang masuk daftar *top gainers* termasuk CTTH, KOTA, dan BAIK. Di sisi lain, selain DSSA, saham-saham seperti IFSH dan BREN termasuk dalam daftar *top losers*. Secara keseluruhan, IHSG mengalami penurunan 6,61 persen menjadi 7.129,490, dan kapitalisasi pasar BEI menyusut menjadi Rp12.736 triliun.