Saham Ritel Terbang Berkat Imlek & Ramadan: Rekomendasi Analis!

JAKARTA. Perayaan Tahun Baru Imlek yang berdekatan dengan bulan Ramadan diprediksi menjadi angin segar bagi emiten di sektor ritel. Kombinasi dua momen penting ini berpotensi mendongkrak aktivitas belanja masyarakat secara signifikan.

Menurut Dipta Daniswara, Junior Research Analyst Sinarmas Sekuritas, sinergi Imlek dan Ramadan akan memperpanjang efek musiman pada pola konsumsi masyarakat. Peningkatan mobilitas, kebutuhan belanja sehari-hari, serta penggunaan data dan transaksi digital yang melonjak menjadi pendorong utama tren positif ini.

Dipta memprediksi sejumlah emiten akan merasakan dampak positif pada kinerja mereka. Sektor consumer retail, termasuk PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO), dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), diperkirakan akan menikmati kenaikan konsumsi yang signifikan.

Genjot Likuiditas, Dian Swastatika (DSSA) Gelar RUPSLB Bahas Stock Split 1:25

Lebih lanjut, sektor transportasi seperti PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) juga diperkirakan akan terdongkrak oleh peningkatan mobilitas selama periode mudik. Sementara itu, sektor telekomunikasi seperti PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Indosat Tbk (ISAT) berpotensi meraup untung dari lonjakan trafik data.

“Secara historis, IHSG cenderung bergerak sideways selama bulan Ramadan karena investor mengambil posisi lebih hati-hati (risk-off) menjelang libur panjang. Strategi yang disarankan adalah akumulasi selektif pada sektor-sektor yang diuntungkan oleh peningkatan konsumsi dan mobilitas, dengan tetap disiplin pada analisis teknikal dan manajemen risiko,” jelas Dipta kepada Kontan, Jumat (13/2/2026).

Senada dengan Dipta, Analis fundamental BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, juga meyakini bahwa momentum Imlek dan Ramadan yang berdekatan akan menjadi katalis positif. Periode belanja masyarakat diperkirakan akan meluas, dimulai sejak awal tahun hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri.

“Biasanya, permintaan akan meningkat untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kebutuhan rumah tangga, fesyen, hingga produk-produk gaya hidup,” ungkap Abida kepada Kontan, Minggu (15/2/2026).

Usai Batal Diakuisisi Saiko, Soraya Berjaya (SPRE) Perluas Pasar Gandeng RedDoorz

Abida juga berpendapat bahwa emiten seperti ACES, AMRT, dan MAPI memiliki potensi untuk mencatatkan kinerja yang lebih kuat. AMRT diuntungkan oleh peningkatan penjualan kebutuhan pokok selama Ramadan, MAPI didorong oleh permintaan akan produk fesyen dan gaya hidup menjelang Lebaran, sementara ACES berpeluang meraih tambahan transaksi dari belanja kebutuhan rumah tangga dan produk musiman.

Dari sisi rekomendasi saham, Abida merekomendasikan buy untuk saham ACES dengan target harga Rp 450, MAPI dengan target harga Rp 1.500, dan AMRT dengan target harga Rp 2.000. Ketiga emiten ini dinilai memiliki posisi pasar yang kuat dan berpotensi untuk memanfaatkan momentum konsumsi domestik di tahun 2026.

Sementara itu, Dipta menyarankan agar investor dapat memperhatikan saham-saham di sektor terkait yang masih menunjukkan tren bullish, seperti AKRA dan ASSA di sektor transportasi, serta TLKM dan ISAT di sektor telekomunikasi. Di sisi lain, sektor consumer retail diperkirakan akan bergerak lebih moderat.

Ringkasan

Sinergi perayaan Imlek dan Ramadan diprediksi akan meningkatkan aktivitas belanja masyarakat, memberikan angin segar bagi emiten ritel. Peningkatan mobilitas, kebutuhan belanja sehari-hari, dan transaksi digital menjadi pendorong utama tren positif ini. Beberapa emiten yang diprediksi mendapatkan dampak positif meliputi ACES, AMRT, MAPI, HERO, dan ERAA.

Analis merekomendasikan akumulasi selektif pada sektor yang diuntungkan oleh peningkatan konsumsi dan mobilitas. Rekomendasi buy diberikan untuk saham ACES, MAPI, dan AMRT, dengan target harga masing-masing. Selain sektor ritel, sektor transportasi (JSMR, AKRA, ASSA) dan telekomunikasi (TLKM, ISAT) juga diperkirakan akan terdongkrak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *