Saham PSIS Dijual: Anto Van Java Lepas ke Keluarga Fariz Julinar!

Shoesmart.co.id – Kabar mengenai beralihnya kepemilikan 15 persen saham PSIS Semarang dari Junianto, atau yang lebih dikenal sebagai Anto Van Java, tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola nasional, khususnya bagi para suporter setia Mahesa Jenar.

Isu ini pertama kali mencuat setelah Fariz Julinar Maurisal, suami dari CEO PSIS Semarang, mengunggah informasi mengenai perpindahan saham tersebut melalui akun Instagram pribadinya, @farizjulinarmaurisal. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa saham yang sebelumnya dimiliki Anto Van Java kini telah resmi berpindah tangan ke keluarga Datu Nova.

Tak lama berselang, Anto Van Java memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya, @anto_van_java. Ia mengungkapkan alasan di balik keputusannya untuk melepas sebagian kepemilikannya di klub kebanggaan Kota Semarang tersebut.

Laga Penentu Promosi PSS Sleman Jadi Sorotan, Atmosfer Disebut Bak Final

Anto menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mendengarkan presentasi langsung dari Fariz Julinar Maurisal dan Datu Nova beberapa waktu lalu. Ia merasa yakin bahwa PSIS berada di tangan yang tepat untuk terus berkembang di masa depan.

“Setelah mendengarkan pemaparan dan penyampaian dari Mas Fariz Julinar Maurisal dan Mbak Datu Nova beberapa minggu yang lalu, saya mantap dan yakin PSIS di tempat yang tepat,” tulis Anto Van Java.

Menurutnya, sepak bola modern saat ini membutuhkan sokongan finansial yang kuat dari berbagai lini bisnis agar sebuah klub dapat berkembang secara profesional dan berkelanjutan. Ia menilai bahwa Fariz dan Datu Nova memiliki kecintaan yang besar terhadap sepak bola.

Persik Kediri vs Arema FC: Simak Duel Pemain Kunci Ernesto Gomez dan Arkhan Fikri

“Klub bola di era sekarang harus di-support lini bisnis lain. Beliau pengusaha muda yang militan cinta sepak bola,” lanjut Anto Van Java.

Selain itu, Anto juga mengungkapkan bahwa saat ini anak-anaknya belum siap untuk terlibat secara langsung dalam pengelolaan klub sepak bola karena masih fokus dalam mempelajari dunia bisnis.

Ia mengenang masa-masa perjuangannya selama beberapa tahun terakhir dalam membantu membesarkan PSIS Semarang. Namun, situasi yang ada mengharuskan dirinya untuk mengambil keputusan terbaik demi profesionalisme klub.

Anto menegaskan bahwa Kendal Tornado FC sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya. Oleh karena itu, ia ingin lebih memfokuskan diri dalam mengurus klub tersebut ke depannya.

“Sementara keberadaan Kendal Tornado FC 100 persen karena saya, makanya saya harus bertanggung jawab soal tim ini,” tulis Anto Van Java lagi.

Di akhir pernyataannya, Anto Van Java menyampaikan ucapan terima kasih serta permohonan maaf kepada seluruh elemen PSIS Semarang. Ia berharap klub berjuluk Mahesa Jenar itu dapat terus berkembang dan meraih kesuksesan di masa mendatang.

Arsenal Unggul Enam Poin dari Manchester City usai Gilas Fulham 3-0

Unggahan tersebut langsung menuai beragam respons dari para suporter PSIS. Salah satu komentar datang dari Ketua Umum Panser Biru Kepareng, atau yang akrab disapa Wareng, melalui akun Instagram @kepareng_wareng.

“Duh padahal saya masih berharap njenengan masih ikut cawe-cawe di PSIS lho,” tulis Wareng dalam kolom komentar.

Respons ini menunjukkan bahwa sosok Anto Van Java masih memiliki tempat tersendiri di hati sebagian besar suporter PSIS Semarang.

Felipe Ryan Targetkan Kemenangan atas Persela, Sebut Musim Ini Penuh Kenangan Bersama Kendal Tornado FC

Ringkasan

Sebanyak 15 persen saham PSIS Semarang milik Junianto (Anto Van Java) telah berpindah tangan ke keluarga Fariz Julinar Maurisal, yang diumumkan melalui unggahan Instagram. Anto Van Java mengklarifikasi bahwa keputusan ini diambil setelah mendengarkan presentasi dari Fariz Julinar Maurisal dan Datu Nova, meyakini PSIS berada di tangan yang tepat untuk perkembangan klub di masa depan.

Anto Van Java menyatakan bahwa sepak bola modern membutuhkan dukungan finansial yang kuat, dan Fariz serta Datu Nova memiliki kecintaan besar terhadap sepak bola. Ia juga akan lebih fokus mengurus Kendal Tornado FC. Anto menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh elemen PSIS Semarang, berharap klub terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *