Shoesmart.co.id JAKARTA. Sektor komponen otomotif diperkirakan akan menikmati angin segar, didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang bulan Ramadan dan perayaan Lebaran 2026. Momentum tahunan mudik Lebaran menjadi katalis utama yang memicu lonjakan permintaan suku cadang kendaraan.
Muhammad Wafi, Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia, mengamati bahwa secara periodik, kebutuhan akan perawatan kendaraan melonjak signifikan dalam kurun waktu satu hingga dua bulan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Fenomena ini diperkuat oleh stimulus fiskal yang bergulir dan peningkatan perputaran uang di kalangan masyarakat kelas menengah.
“Dengan harga mobil baru yang masih tergolong tinggi, konsumen cenderung memilih untuk mempertahankan dan merawat kendaraan yang sudah dimiliki. Hal ini menjadi mesin pendorong pertumbuhan bagi emiten komponen seperti Astra Otoparts dan Dharma Polimetal,” jelas Wafi kepada Kontan, Kamis (19/2/2026).
IHSG Diproyeksi dalam Tren Bullish, Cek Saham Rekomendasi Analis, Kamis (13/11)
Guna mengoptimalkan potensi pertumbuhan ini, emiten komponen otomotif disarankan untuk lebih agresif menyasar pasar aftermarket. Langkah strategis yang dapat diambil antara lain memperluas jaringan distribusi hingga ke bengkel ritel dan menawarkan paket promo servis khusus menyambut musim mudik.
Selain itu, optimalisasi kanal digital menjadi krusial untuk memperluas jangkauan penjualan komponen, terutama bagi pemain besar di industri ini. Memanfaatkan platform online dapat membuka peluang pasar yang lebih luas dan efisien.
Lebih lanjut, emiten yang telah terintegrasi dalam rantai pasok kendaraan listrik memiliki prospek cerah. Keterlibatan dalam ekosistem kendaraan listrik membuka peluang untuk meningkatkan kesadaran (awareness) akan produk komponen pendukung mobilitas ramah lingkungan, seiring dengan meningkatnya populasi kendaraan listrik di Indonesia.
Dari perspektif pasar saham, Wafi menyoroti bahwa secara historis, saham-saham sektor komponen otomotif cenderung mengalami penguatan lebih awal, sekitar satu hingga dua bulan menjelang Lebaran.
Emiten Hotel Tuai Berkah di Libur Akhir Tahun 2025, Cek Saham Rekomendasi Analis
“Para pelaku pasar umumnya telah mengantisipasi peningkatan volume penjualan yang akan terjadi,” ungkapnya.
Wafi juga berpendapat bahwa saham-saham komponen otomotif relatif lebih defensif dibandingkan dengan saham agen tunggal pemegang merek (ATPM). Kinerja emiten komponen tidak hanya bergantung pada penjualan mobil baru, tetapi juga ditopang oleh basis kendaraan yang sudah beredar secara luas di masyarakat.
Dengan mempertimbangkan faktor musiman dan fundamental yang kuat, Wafi merekomendasikan para investor untuk mencermati saham Astra Otoparts (AUTO) dengan target harga Rp 3.000 per saham, Dharma Polimetal (DRMA) dengan target harga Rp 1.450 per saham, serta Selamat Sempurna (SMSM) dengan target harga Rp 2.100 per saham.
AUTO Chart by TradingView
Ringkasan
Sektor komponen otomotif diperkirakan akan diuntungkan oleh peningkatan mobilitas menjelang Ramadan dan Lebaran 2026. Kebutuhan perawatan kendaraan meningkat signifikan satu hingga dua bulan sebelum Idul Fitri, didorong stimulus fiskal dan peningkatan perputaran uang. Konsumen cenderung merawat kendaraan yang ada karena harga mobil baru yang tinggi, yang menguntungkan emiten seperti Astra Otoparts dan Dharma Polimetal.
Emiten komponen otomotif disarankan agresif menyasar pasar aftermarket dengan memperluas jaringan distribusi dan menawarkan promo servis mudik. Optimalisasi kanal digital juga krusial untuk memperluas jangkauan penjualan. Analis merekomendasikan saham Astra Otoparts (AUTO), Dharma Polimetal (DRMA), dan Selamat Sempurna (SMSM), karena secara historis saham sektor ini menguat menjelang Lebaran dan relatif lebih defensif dibandingkan saham ATPM.