Saham Net Buy Asing Terbesar Saat IHSG Terkoreksi: Cermati Sekarang!

Shoesmart.co.id, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (12 Maret 2026), melanjutkan tren penurunan dari hari sebelumnya. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diakses melalui RTI Business menunjukkan IHSG melemah sebesar 0,36% atau 27,28 poin, berakhir di level 7.362,11.

Pergerakan IHSG sepanjang hari cukup fluktuatif, dengan level terendah yang sempat disentuh berada di angka 7.323 dan level tertinggi mencapai 7.436. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar yang cukup tinggi.

Total volume perdagangan saham di BEI tercatat sebanyak 26,81 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 13,38 triliun. Data ini mengindikasikan aktivitas perdagangan yang cukup ramai di tengah koreksi indeks.

Tekanan jual tampak mendominasi pasar, dengan 461 saham mengalami penurunan, menjadi pemberat bagi kinerja IHSG. Sementara itu, hanya 211 saham yang berhasil mencatatkan penguatan, dan 149 saham lainnya stagnan.

Di tengah sentimen negatif yang mempengaruhi IHSG, terdapat catatan menarik dari aktivitas investor asing. Mereka justru mencatatkan net buy atau pembelian bersih sebesar Rp 1,01 triliun di seluruh pasar. Hal ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap prospek pasar modal Indonesia dalam jangka panjang.

Berikut adalah daftar 10 saham dengan nilai net buy terbesar oleh investor asing pada hari Kamis:

1. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): Rp 209,73 miliar
2. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp 196,34 miliar
3. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp 184,83 miliar
4. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG): Rp 108,48 miliar
5. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 100,45 miliar
6. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): Rp 59,6 miliar
7. PT Astra International Tbk (ASII): Rp 48,92 miliar
8. PT United Tractors Tbk (UNTR): Rp 47,87 miliar
9. PT Bukit Asam Tbk (PTBA): Rp 46,85 miliar
10. PT Indosat Tbk (ISAT): Rp 39,14 miliar

Ringkasan

IHSG mengalami koreksi pada perdagangan hari Kamis, 12 Maret 2026, dengan penurunan sebesar 0,36% ke level 7.362,11. Meskipun pasar didominasi oleh tekanan jual dengan banyaknya saham yang mengalami penurunan, aktivitas perdagangan tetap ramai dengan volume mencapai 26,81 miliar lembar saham dan nilai transaksi Rp 13,38 triliun.

Di tengah koreksi IHSG, investor asing justru mencatatkan *net buy* sebesar Rp 1,01 triliun. Saham-saham yang mengalami *net buy* terbesar oleh asing antara lain ADRO, AADI, BMRI, ITMG, dan BBCA. Hal ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap potensi pasar modal Indonesia meskipun IHSG sedang terkoreksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *